Dukung Gerakan Literasi Sekolah, SDMM Luncurkan Lima Judul Buku Karya Siswa

224
Pasang Iklan Murah
Penyerahan kenang-kenangan 5 buku karya siswa kepada tamu undangan dalam acara Purnawidya #10. Dari kiri: Ahmad Faizun, Mardada, Misbakhul Munir, Hon Djaelani, Hermiyantono, dan Dodik Priyambada. (Rudy/PWMU.CO)

PWMU.CO – SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik meluncurkan lima judul buku karya siswa (BKS) dalam Purnawidya #10 Generasi Inspiratif bertajuk ‘Spreading Joy, Chase Your Dreams’, di Convention Hall Gedung Graha Sarana PT Petrokimia Gresik, Sabtu (22/6/19).

Koordinator Kurikulum Rudi Purnawan MPd sangat bersyukur akhirnya semua siswa punya karya tulis dan diterbitkan. “Ini memang sudah menjadi program sekolah. Bukan hanya siswa tertentu yang menulis, tapi semua harus berlatih menulis,” ujarnya bersemangat pada PWMU.CO usai acara.

iklan

Hal ini, kata Rudi, untuk mengukur tingkat ketercapaian pembelajaran menulis di setiap jenjang kelas. “Tak kalah penting juga menumbuhkan kepercayaan diri setiap siswa bahwa mereka semua mampu menulis dan berkarya,” jelasnya.

Rudi juga mengucapkan terima kasih kepada Koordinator Bahasa Indonesia di tiap jenjang atas pendampingan untuk semua siswa dalam proses penyelesaian karya mereka. “Memang tak mudah, tapi langkah awal menumbuhkan tradisi menulis ini harus dicoba,” ungkapnya.

Secara rinci, lanjut Rudi, jumlah karya siswa yang dibukukan sebanyak 84 judul untuk kelas II, 75 judul untuk kelas III, 75 judul untuk kelas IV, 82 judul untuk kelas V, dan 82 judul untuk kelas VI.

“Supaya penerbitan buku ini menjadi tradisi, sekolah ini setiap tahun harus menghasilkan karya siswa. Kita dorong terus anak-anak menghasilkan karya,” tegasnya.

SDMM dukung GLS
Kepala SDMM Ahmad Faizun SSos mengatakan terbitnya lima judul BKS itu adalah bagian dari Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang tengah menjadi perhatian berbagai pihak, baik itu pemerintah, dinas, maupun para pegiat literasi. “Gerakan ini bisa diimplementasikan dalam kegiatan membaca bersama hingga latihan menulis,” ujarnya.

Karena itu GLS menjadi salah satu perhatian SDMM. Menurut Faizun, keterampilan menulis siswa memang harus diasah dan dilatih sejak dini. “Jika mereka sudah memiliki karya, tentu akan menjadi kebanggaan mereka secara pribadi dan juga kebanggaan bagi keluarga dan sekolah,” ujarnya.

Melatih para siswa berkarya secara orisinal, kata Faizun, menjadi hal yang penting dilakukan oleh setiap lembaga pendidikan. “Anak-anak di sekolah harus kita biasakan untuk membuat karya yang orisinal, dengan begitu mereka juga akan belajar menghargai karya orang lain,” jelasnya.

Apresiasi terhadap peluncuran lima judul BKS SDMM juga disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik Ir Dodik Priyambada SAkt. “Peluncuran lima buku ber-ISBN, karya siswa-siswi kelas II, III, IV, V, dan VI SDMM adalah pencapaian yang luar biasa di dalam menanamkan kebiasaan menulis sebagai salah satu elemen penting gerakan literasi di sekolah,” ujarnya.

Menurut Dodik, anak-anak bisa dengan bebas dan gembira, memilih tema dan menuliskannya menjadi sebuah buku bersama teman- temannya. “Ini adalah pembiasaan menulis bagi siswa yang harus dipertahankan agar istiqomah, yang akhirnya dalam jangka panjang membentuk budaya menulis buku di SDMM,” tuturnya. “Satu lagi bukti bahwa SDMM adalah sebuah sekolah hebat.”

Berikut adalah lima judul BKS SDMM tahun 2019: Buah Pena Pertama dari MAM (kelas II); Goresan Pena JaSuKa (kelas III); Pengalaman Terbaikku (kelas IV); Rahasia Langit Kelima (kelas V); dan FAMily of SDMM (kelas VI).

Selamat dan terus berkarya! (Vita)