Teknik Menulis Bisa Pakai Rumus Ini

180
Pasang Iklan Murah
Rolis Awang Widodo menjari teknis menulis guru SD Muhlas. (Muriyono/pwmu.co)

PWMU.CO– SD Muhammadiyah 11 Dupak Surabaya (SD MuhlaS) mengadakan workshop menulis. Yang diikuti para guru, Kamis (27/6/2019). Kegiatan diikuti 38 guru termasuk guru BTQ dan petugas perpustakaan.

Kepala Sekolah Irwan SPd MPdI  menyampaikan, dunia pendidikan tidak terlepas dari literasi. Dengan demikian sebagai guru mulailah menjadi penulis dan bisa berkarya dengan tulisan tersebut.

iklan

”Workshop hari ini semoga guru-guru SD Muhlas mampu menerapkan ilmu yang didapat serta minimal tahun 2019 ada produk karya tulis yang dibukukan dan dicetak,” tandasnya.

Narasumber Rolis Awang Widodo SSi SPd dari Sidoarjo. Menurut dia, menulis itu mudah.  Dia menyampaikan tiga resep. Pertama, niat atau komitmen  benar benar ingin menulis.

Kedua, fokus. Kalau sudah mulai menulis jangan diputus dengan kegiatan lainnya. Ketiga, EGP alias emang gue pikirin. ”Artinya, sebagai pemula, menulis saja jangan takut salah. Selesaikan sampai tuntas,” katanya.

 Penulis yang kesehariannya menjadi guru SDN di Sidoarjo ini melatih peserta membuat sebait puisi dalam waktu lima menit.

Guru yang sudah selesai kurang dari lima menit ditunjuk maju membacakan puisinya. Suasana semakin semarak ketika salah satu guru membacakan puisi romantisnya.

Mendampingimu sepanjang hayatku

Usaha apapun akan ku tempuh

Rasa rindu jika tidak didekatmu

Itulah untaian doa sepanjang malamku

Dengan sorak-sorai peserta semakin semangat mengikuti materi. Setelah beberapa perwakilan peserta maju membacakan puisinya, materi terakhir Rolis menambahkan kiat-kiat menulis.

Dia memberi rumus MANIS.  M, sambung dia, menulislah apa saja yang anda pikirkan. A, antusias dengan niat dan komitmen menulis hal-hal yang baik. N, nyimak, selesaikan apa yang anda tulis baru dibaca kembali untuk dikoreksi.

I, inovatif. Cari ide-ide dengan banyak membaca dan bisa juga gunaka rumus ATM (amati tiru modifikasi). ”Terakhir  S senyum. Bacalah hamdalah dengan ikhlas ketika selesai menulis,” tuturnya.

 Dan sebagai penutup materi dengan memotivasi kata mutiara “Semangatlah dalam menulis, jangan takut tulisan anda tidak dibaca, Yakinlah semua pasti ada hikmanya, paling tidak bermanfaat untuk diri sendiri. Selamat berkarya. (Muriyono)