Selamat Jalan Pak Rozak! Ragamu Boleh Pergi, tapi Tulisannmu Tetap Abadi

870
Pasang Iklan Murah
Almarhum Abdul Rozak (tengah) bersama istrinya: Nurfadlilah dan Darul Setiawan. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Semangat adalah obat segala penyakit. Meski kesehatannya belum pulih, ia selalu mengusahakan hadir dalam setiap acara Resepsi Milad PWMU.CO. Kesan tersebut ditangkap Ria Pusvita Sari pada sosok Drs Ec H Abdul Rozak (68), salah satu kontributor PWMU.CO asal Gresik yang meninggal dunia, Sabtu (29/6/19) pukul 13.50 WIB karena sakit.

Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik itu akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Semen Gresik. Jenazah dibawa pulang ke rumah duka di Jalan Ikan Kerapu Timur Nomor 1 BP Kulon Gresik. Almarhum dishalatkan di Masjid Al Jihad dan dikebumikan setelah shalat Isya di hari yang sama, di Pemakaman Sumur Songo Sidokumpul.

iklan

Vita—sapaan akrab Ria Pusvita Sari—masih mengingat saat Rozak hadir dalam acara Resepsi Milad Ke-2 PWMU.CO, 25 Maret 2018 lalu di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Jalan Kertomenggal IV Nomor 1 Surabaya. Saat itu, kakek enam cucu ini memberanikan berangkat sendiri tanpa ditemani Nurfadlilah, istrinya. Padahal, ia baru saja mengalami kecelakaan motor pada 14 Maret 2018. “Waktu itu kakinya masih bengkak, tapi semangat berangkat,” kenang Vita.

Nurfadlilah—yang juga kontributor PWMU.CO—saat itu tak bisa mendampingi karena bertugas menyampaikan materi Peran dan Fungsi Mubalighat dalam kegiatan Corps Mubalighat Aisyiyah (CMA) se-Kabupaten Gresik.

Semangatnya untuk hadir dalam Resepsi Milad Ke-2 PWMU.CO tersebut telah menghilangkan segala rasa sakit yang mungkin bisa membuatnya menyerah atau sekadar menyalahkan keadaan. “Saya ini kan ingin sekali bertemu teman-teman. Saya itu semangat kalau ketemu teman-teman sesama kontributor dan editor,” kata Rozak seperti dituturkan Vita.

Sebagai kontributor PWMU.CO yang usianya beranjak senja, semangat menulis Rozak tak pernah renta. Seperti diberitakan PWMU.CO, 28 April 2019, pensiunan PT Semen Gresik ini mengaku sering menulis isi ceramah Kajian Ahad Pagi PDM Kabupaten Gresik. Namun, keaktifannya menulis sempat terhenti sejak milad ke-2 PWMU.CO.

”Ya, karena ada perubahan proses pengiriman tulisan. Awalnya langsung dikirim ke redaktur berubah melalui admin,” ujar Rozak seperti ditulis Darul Setiawan. Menanggapi hal itu, pada milad ke-3 PWMU.CO, Pemimpin Redaksi Mohammad Nurfatoni memberi dispensasi pada Rozak untuk bisa mengirim langsung ke redaktur.

Semangat menulis di tengah keterbatasan karena usia, membuat Rozak bisa menghasilkan beberapa liputan berita. Awal Januari 2018, Penasehat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebomas Gresik itu menulis usaha keras Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kebomas kumpulkan dana demi miliki gedung tahfidh.

Di tahun sebelumnya, Juni 2017, Rozak pernah menulis tentang kepedulian Aisyiyah Gresik pada ibu-ibu lansia dhuafa. Juli 2017, Rozak juga menulis kegiatan Milad Aisyiyah Ke-100, Halal bi Halal, dan Baksos PCA Kebomas Gresik.

Keaktifannya mengikuti Pengajian Ahad Pagi PDM Kabupaten Gresik juga membuahkan beberapa tulisan, seperti Kapan Indonesia Masuk 5 Besar Negara Terislami di Dunia (Mei 2017) dan Inilah 10 Mata Kuliah yang Harus Dituntaskan Para Mahasiswa Universitas Ramadhan (Mei 2019).

Selamat jalan Pak Rozak. Ragamu boleh pergi, tapi tulisanmu tetap abadi. (Redaksi)