Di Panceng, Aisyiyah dan Nasyiah Kompak Berkegiatan Bersama

37
Pasang Iklan Murah
Uswatun Hasanah ketika memberikan materi. (Afi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Dra Uswatun Hasanah berpesan pada para kadernya agar jangan hanya berseragam Aisyiyah tapi hati dan jiwanya tidak seperti Aisyiyah.

Pesan itu dia sampaikan dalam kegiatan Triwulan yang digelar Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Panceng di halaman aman Kanak-kanak Aisyiyah 35 Sono Ketanen, Panceng, Gresik, Rabu (3/6/19).

Di hadapan 400 kader Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah se-Kecamatan Panceng, Bu Us— panggilan akrab—menyampaikan rasa senangnya bisa hadir di Panceng yang selalu bersinergi antara Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah.

iklan

“Tidak semua PCA bisa bergandeng erat dengan Nasyiatul Aisyiyah dalam suatu kegiatan. Ini membanggakan bagi Aisyiyah dan Muhammadiyah,” ujarnya.

Dia menegaskan, Aisyiyah adalah organisasi perempuan Muhammadiyah, sedangkan Nasyiah—sebutan Nasyiatul Aisyiyah—adalah anak perempuan pertamanya yang menjadi kader penerusnya. “Maka kita harus menyatukan niat dan tekad semata-mata menjemput ridha Allah SWT,” ujarnya.

Bu Us mengajak para kadernya agar menjadikan persyarikatan sebagai kendaraan untuk bertaqarrub kepada Allah. Karena ibadah itu ada ibadah maghdah dan ghairu maghdah.

“Jangan hanya seragamnya saja yang Aisyiyah tetapi tetapi hati dan jiwanya juga harus sama dengan Aisyiyah. Karena kita semua yang Aisyiyah dan Nasyiah bertugas untuk dakwah amar makruf nahi munkar,” ujarnya.

Guru SMA Muhammadiyah 1 Gresik tersebut juga berharap 25 tahun lagi Asyiyah terus berkibar di Panceng. “Termasuk Sono, TK Aisyiyah-nya semakin maju,” ucapnya.

Dia juga berpesan agar kader Nasyiah di Panceng selalu menjaga penampilanny. “Karena semua bagian tubuh perempuan bisa mengandung syahwat bagi lawan jenisnya. Dengan berbusana yang baik yaitu menutup aurat insyaallah dengan sendirinya akan terhormat,” terang dia.

Bu US menjelaskan, perempuan itu boleh berdandan termasuk memakai lipstik sewajarnya dengan tujuan untuk merawat diri dan tidak bertujuan untuk menarik lawan jenis. “Itu diperbolehkan, tentunya dengan diikuti akhlak yang baik,’ kata dia.

Ketua PCA Panceng Mazidah Hurunin, MPdI menerangkan, kegiatan Triwulan digelar secara rutin bergilir dari ranting ke ranting lainnya. “Kali ini giliran Ranting Sono yang menjadi tuan rumah. Kami ucapkan terima kasih atas kesediaan dan sambutannya yang hangat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga di-launching Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah (Pashmina) Ranting Sono. (AFI)

Peserta Triwulan PCA dan PCNA Panceng. (Adi/PWMU.CO)