Pelatihan Customer Service Smamsatu: Buatlah Pelanggan Jatuh Cinta pada Pelayanan Prima

171
Pasang Iklan Murah
Denada Visitia R dan Sujud N salah satu guru Smamsatu Gresik. (Nina Yovanti WNS/PWMU.CO)

PWMU.CO – Jatuh cinta pada pandangan pertama karena penampilan yang prima sangatlah penting dalam sebuah pelayanan.

Kesimpulan itu disampaikan Service Quality Unit Head BTN Gresik Denada Visitia R dalam In House Training (IHT) bertajuk Pelatihan Customer Service, yang digelar SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik, di Aula Matahari Smamsatu Gresik, Selasa (9/7/19).

“Pandangan pertama pada seseorang, yang akan dinilai adalah penampilannya. Karena menggambarkan sebuah sikap seseorang tersebut,” ujar Denada.

Dia menyampaikan, tidak dapat dipungkiri dalam sebuah pelayanan, penampilan sangatlah menunjang. “Terutama sebuah bisnis yang berhubungan dengan service (pelayanan),” ujarnya.

Dia memberi contoh, “Kalau kita datang ke BTN Gresik akan disambut oleh Satpam sampai costumer service (pelayanan pelanggan) yang berpenampilan prima. “Senyuman yang enak dipandang mata dan tutur kata yang baik, sehingga para costumer merasa nyaman dan betah,” ungkapnya.

Dia menegaskan, karena SMA Muhammadiyah 1 Gresik juga sebuah service atau yang berhubungan langsung dengan pelanggan maka perlu peningkatan penampilan menyenangkan para guru dan seluruh warga sekolah.

Selain penampilan, lanjutnya, words of mouth atau informasi dari mulut ke mulut juga merupakan promosi jitu. “Biasanya para ibu kumpul ngrumpi tentang sekolah anaknya. Dari mulut atau rumpian itu, para pelanggan bisa tertarik pada sekolah tersebut,” tersebut.

Denada juga mengatakan, walaupun basa-basi atau permainan kata-kata merupakan pelayanan yang sederhana tapi imbasnya luar biasa bagi sekolah dalam mencapai sebuah target,” kata dia.

Ainul Mutaqqin di depan forum. (Nina Yovanti WNS/PWMU.CO)

Kepala Smamsatu Gresik Ainul Muttaqin Gresik mengatakan mendatangkan expert (praktisi) dalam customer service sangat penting. “Supaya kita instropeksi diri untuk belajar tentang achievement atau sebuah pencapaian,” ungkapnya.

Topik IHT kali ini ditanggapi positif peserta. “Acara ini baik untuk menambah wawasan bagi guru terutama untuk marketing sekolah, karena menyangkut attitude atau sikap guru dan sekolah dalam menghadapi masyarakat di era millenial ini,” ujarnya. (Nina Yovanti WNS)

iklan