Sarjana yang Baik Bukan Nilai IP Tinggi tapi yang seperti Ini

58
Pasang Iklan Murah
Hadi Kurniawan memaparkan kiat jadi entrepreneur di Smamda. (Era Restiani/PWMU.CO)

PWMU.CO – Semangat membara masih melingkupi para peserta Fortasi SMA Muhammadiyah 2 Pucang Surabaya (Smamda) di hari kelima kegiatan, Jumat (19/7/2019). Acara kali ini diisi dengan entrepreneur yang menghadirkan Hadi Kurniawan, alumnus tahun 2011.

Antusiasme peserta sudah tecermin dari awal ketika moderator menyampaikan acara hari itu adalah enterpreneur.  Hadi Kurniawan pengusaha pentol bakso. Kesannya bisnis  remeh. Tapi dengan bisnis itu dia membiayai kuliah di Universitas Ciputra.

”Sarjana yang baik itu bukan mereka yang lulus dengan nilai tertinggi. Sarjana yang baik itu adalah sarjana yang ketika ditanya setelah lulus mau ngapain enggak bingung,” papar  mahasiswa jurusan Culinary Business ini. Pemikiran itulah yang memotivasi Hadi dengan dua temannya membuat usaha pentol bermerek Arcip.

Usaha yang ditekuni ini juga tidak semulus perkiraan. Awal mulanya dia membuka  usaha desain stiker, mug, jajanan crepes, dan pentol. Ternyata yang paling prospek jualan pentol. Dari usaha pentol ini dia menerima penghargaan nasional dan internasional.

 ”Saya punya prinsip mulailah membuat usaha dengan hal yang kecil, yang umum, dan dibutuhkan oleh setiap orang,” tuturnya.

Salah satu cara dia mengenalkan produknya dengan mengikuti pameran. ”Dari pameran bisa tahu respon pasar. Selain membuat selebaran,” katanya. ”Modal bisa didapat dari tabungan, keluarga, pinjaman, atau investor,” tambahnya.

Pada sesi tanya jawab beberapa siswa langsung bergantian bertanya.  ”Bagaimana cara meyakinkan investor untuk bersedia menanamkan modal?” tanya Ayana Thabita Mustafawi.

Hadi menjelaskan, untuk meyakinkan investor harus bisa menjelaskan prospek dan keuntungan bisnis yang dikembangkan.  Dia contohkan usahanya yang dimodali investor membuka playground di lantai LG Grand City Mall Surabaya. Awalnya harus membuat perhitungan cermat tentang prospek.

Peserta berkomentar acara seperti ini banyak memberi informasi walaupun berlangsung selama 60 menit. Seperti kata Aliya Komala Sari dari Kelompok 7. ”Penjelasan Kak Hadi seru banget dan cukup memotivasi. Aku makin mantap mau bikin Olshop menjual alat tulis kantor. Rasanya tepat karena tadi Kak Hadi bilang mulai dengan usaha kecil tapi dibutuhkan orang,” katanya. (Era Restiani)