Melalui AUM, Muhammadiyah Jatim Ajak Bank Muamalat Berkhidmat untuk Umat, Bangsa, dan Kemanusiaan

249
Pasang Iklan Murah
Dari kanan: Bendahara PWM Jatim Dr Sukadiono, Dr M Saad Ibrahim, Purnomo B Soetadi dan Direksi Bank Muamalat. (Aan/PWMU.CO)

PWMU.CO – Direktur Bisnis dan Ritel Bank Muamalat Indonesia Purnomo B Soetadi menyatakan pada prinsipnya pihaknya tetap berusaha keras menjaga amanah yang telah diberikan oleh berbagai pihak, utamanya dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

“Kami akan tegakkan dan tunaikan amanahnya. Kemudian kita akan bisa bekerja sama untuk membantu amal usaha Muhammadiyah (AUM) guna bersama-sama mencapai tujuan bersama,” katanya dalam pertemuan di Gedung Muhammadiyah Jatim, Jalan Kertomenanggal IV/1 Surabaya, Jumat (2/8/19).

iklan

Klarifikasi itu menanggapi pemberitaan salah satu media yang menyatakan Bank Muamalat Indonesia mengalami masalah penambahan pemodalan yang hingga kini belum mendapat restu Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Purnomo menegaskan, hingga kini Bank Muamalat Indonesia tetap menjalankan rights issue untuk terus memperkuat permodalan. “Sebagai konsekuensi, semakin itu tumbuh, maka Bank Muamalat Indonesia tetap memerlukan penambahan modal sebagaimana perbankan lainnya,” ungkapnya.

Purnomo tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah dan seluruh AUM di Jatim yang telah bersedia dan berkenan bekerja sama dengan Bank Muamalat Indonesia. “Insyaallah, kerjasama ini bisa langgeng dan berkah bagi kita semua,” tegasnya.

Sementara itu Ketua PWM Jatim Dr M Saad Ibrahim menyatakan keyakinannya bahwa segala yang diatur oleh Allah SWT pasti baik dunia dan akhirat. Termasuk syariah yang dijadikan pedoman sebuah perbankan seperti Bank Muamalat Indonesia ini.

Nah, kata dia, dimensi subtansial ini harus menjadi bagian yang tidak boleh terpisahkan dari bank syariah seperti Bank Muamalat Indonesia ini.

“Insyaallah, selama subtansi itu menjadi bagian penting yang mengarahkan dan memproyeksikan seluruh upaya Bank Muamalat Indonesia, maka arah itu juga menjadi penting dan menjadi modal Persyarikatan Muhammadiyah untuk tetap mengadakan kerja sama dengan bank syariah,” tuturnya.

Bahkan, kata dia, Muhammadiyah akan secara bersama-sama dengan Bank Muamalat Indonesia untuk berkhidmat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan melalui seluruh AUM yang tersebar se-Jatim. “Insyaallah, dengan cara itu kita berada di jalan yang diridhai Allah SWT,” tandasnya. (*)

Penulis Aan Hariyanto. Editor Mohammad Nurfatoni.