Menumbuhkan Niat Berhaji Anak-Anak lewat Manasik

52
Pasang Iklan Murah
Kelompok kelas 5 SDM 2 Bojonegoro melempar tiga jumrah, ula, wustha dan aqobah. (Rio/PWMU.CO)

PWMU.CO -Suasana ceria tampak di wajah peserta Manasik Haji SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Senin (12/8/2019) pagi. Manasik dilaksanakan setelah kegiatan penyembelihan hewan kurban pada Ahad (11/8/2019).

Manasik haji SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro diikuti oleh seluruh siswa kelas 4, 5, dan 6 sebanyak 309 anak. Tujuan kegiatan ini memahamkan siswa tentang rukun, wajib, dan sunah ibadah haji dan umroh. Mulai dari praktik thawaf, sa’i, wukuf, lempar jumroh dan ritual lainnya.

iklan

Kegiatan manasik dilaksanakan di aula dan halaman parkir komplek Masjid Attaqwa Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro bekerja sama dengan KBIH Masyarakat Madani  Jl. Teuku Umar 48.

”Kegiatan  manasik haji ini diharapkan bisa melatih kesabaran anak-anak, mudah mengenal, memahami bagaimana pelaksanaan ibadah haji dan umroh. Anak-anak akan memiliki cita-cita untuk melaksanakan kegiatan haji sesungguhnya di Tanah Suci,” ujar Ustadzah Wilik Indrayani, ketua panitia penyelenggara kegiatan ini.

Di awali dengan mandi besar dari rumah, niat dan menggunakan kain ihram dan perlengkapannya seperti kantong yang berisi buku panduan manasik dan gunting untuk tahalul, serta tujuh buah karet gelang yang dikenakan di tangan kiri untuk menghitung jumlah putaran dalam thawaf qudum, ifadhah maupun wada’ dan juga sa’i.

Anak-anak melaksanakan semua rukun-rukun haji seperti ihram, thawaf ifadhah, sa’i antara Shafa dan Marwah, wukuf di Arafah, tahalul.

Mereka juga diajarkan praktik  wajib haji seperti  ihram dari miqat, mabit di Muzdalifah, lempar jumrah, meninggalkan larangan-larangan haji dan thawaf wada’ sebagai ritual terakhir. Kegiatan berakhir pukul 10.00. (*)

Penulis Wilik Indrayani   Editor Sugeng Purwanto