Guru Bangladesh Mengajar di Smamita, Serasa di Negara Sendiri

92
Pasang Iklan Murah
Mrs Shaily Zarin Tasnim, kedua dari kanan, saat tanya jawab dengan siswa Smamita. (Wahyu/pwmu.co)

PWMU. CO -SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo kedatangan guru tamu dari Bangladesh Mrs Shaily Zarin Tasnim. Guru anggota AIESEC ini sudah mengajar di sekolah sejak 2 Agustus lalu.

Humas Smamita Emil Muktar Efendi menerangkan, kedatangan guru asing ini diharapkan dapat menambah pengetahuan baru dan kemampuan berbahasa asing bagi para siswa.

iklan

Kegiatan menghadirkan guru asing ini bekerja sama dengan AIESEC Kantor Surabaya dilakukan setiap tahun. ”Ini kedua kalinya kita bekerja sama setelah sebelumnya mendatangkan guru dari Jerman ” kata Emil dihubungi di kantornya, Kamis (15/8/2019).

Sementara Shaily Zarin Tasnim mengatakan, mengajar di sekolah ini selama dua bulan hingga 30 September 2019.

”Saya memilih Indonesia karena di sini sama seperti Bangladesh yang mayoritas penduduknya muslim. Dengan keberagaman agama yang dipeluk warga sini seperti Islam, Hindu, Buddha, dan Kristen,” tambahnya.

Dia ikut kegiatan ini setelah memperoleh informasi dari website AISEC. Lalu ikut interview dan tes akhirnya bertugas di sini.

AIESEC merupakan organisasi internasional yang digerakkan oleh pemuda. Organisasi yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan para pemuda dan menjadi duta di luar negeri untuk menjalankan proyek sosial.

Anggotanya lebih dari 126 negara sehingga menjadi oragnisasi pemuda terbesar di dunia. Kantor AIESEC Surabaya berdiri sejak tahun 2000. (*)

Penulis Wahyu Murti  Editor Sugeng Purwanto