Belajar Mengelola Masjid dari Singapura, Ini Kesannya

131
Pasang Iklan Murah
Latipun saat memberi sambutan. (Ichwan/pwmu.co)

PWMU.CO – Ketua Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dr Latipun memuji fungsi masjid di Singapura juga sebagai pembangunan umat Islam. Selain tempat beribadah.

Hal itu dikatakan Latipun saat memberi sambutan dalam diskusi manajemen masjid di  Masjid Kampung Siglap Singapura, Ahad (18/8/19).

iklan

”Masjid Kampung Siglap ini sangat menarik,  terutama tentang program yang dikembangkan,” ungkapnya. ”Masjid di sini bukan hanya tempat ritual tetapi juga dijadikan sebagai center aktivitas pendidikan,  kegiatan keagamaan,  dan pembinaan umat.”

Di Indonesia,  menurutnya,  masjid lebih banyak hanya digunakan sebagai sarana ibadah dan bersifat privasi. Pengelolahan belum maksimal. Di Masjid Kampung Siglap manajemen dikelola rapi. Bahkan Sabtu Ahad pun aktivitas terus dilakukan.

”Yang telah dibentangkan maklumat dari Puan Hadijah Abu Bakar tadi memberikan informasi pada kita supaya bisa mengelola masjid yang lebih baik. Ini adalah contoh,” tutur dosen UMM ini.

Muhammadiyah, lanjutnya, meskipun organisasi tertua di Indonesia kita harus terus belajar untuk peningkatan kualitas pengelolahan masjid.   (*)

Penulis Ichwan Arif  Editor Sugeng Purwanto