Seabad TK Aisyiyah dan Tantangan Melahirkan Generasi Emas Bangsa

337
Pasang Iklan Murah
Biyanto. (Dok PWMU.CO)

PWMU.CO – TK Aisyiyah merayakan usia 100 tahun (seabad) pada 21 Agustus 2019. Jika dipahami secara positif, usia seabad tergolong sangat mapan dan dewasa. Tetapi ada juga yang memahami usia 100 tahun layaknya orang yang sudah renta dan lapuk.

Karena itulah sebagai organisasi otonom (ortom) khusus, perayaan seabad ini penting menjadi refleksi bagi Aisyiyah untuk memperbaiki mutu pendidikan.

Harus diakui, secara kuantitas Aisyiyah sangat sukses membangun dan mengembangkan pendidikan anak usia dini (PAUD). Sudah ribuan TK Aisyiyah didirikan. Begitu juga taman bermain dan satuan PAUD sejenis lainnya.

Tetapi modal jumlah saja tidak cukup. Harus ada ikhtiar yang berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sebab, kondisi terkini sudah berubah. Bahkan sering terjadi perubahan yang tidak menentu.

Kondisi itu yang sering disebut disrupsi. Apalagi kini hadir begitu banyak kelompok masyarakat yang menawarkan pendidikan dengan mutu lebih menjanjikan. Masyarakat dan orangtua juga semakin cerdas memilih lembaga pendidikan untuk buah hatinya.

Tidak peduli biaya. Meski berbiaya mahal tidak masalah asal buah hatinya memperoleh layanan pendidikan dan pengasuhan yang maksimal. Tantangan ini harus direspon secara cerdas dan solutif oleh penyelenggara pendidikan di TK Aisyiyah.

Jika tidak segera menyadari bahwa ada begitu banyak tantangan di sekitar, maka usia seabad akan menjadi tanda kerentaan, keudzuran, dan kelambanan. Dampaknya, TK Aisyiyah akan dilampaui prestasinya oleh lembaga-lembaga pendidikan baru yang lebih segar dan gesit.

TK Aisyiyah juga harus terlibat dalam penyiapan generasi emas bangsa. Apalagi pemerintah telah meluncurkan blue print Generasi Emas 2045. Karena itu, TK Aisyiyah harus juga menyiapkan generasi yang siap hidup pada abad XXI.

Generasi abad XXI harus memiliki keterampilan yang populer disebut 4C. Yakni, critical thinking (berpikir kritis), creative (kreatif), communication (komunikatif), dan collaborative (kerja sama atau sinergi). Dengan empat keterampilan ini, kita meyakini generasi bangsa ini siap menghadapi apapun tantangan yang terjadi.

Akhirnya, selamat merayakan seabad TK Aisyiyah. Semoga pendidikan yang dikelola ibu-ibu Aisyiyah semakin berkemajuan. (*)

Oleh Dr Biyanto MAg, Dosen UIN Sunan Aampel Surabaya dan Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim.

iklan