Inilah Alasan Kenapa Muhammadiyah Tak Mendirikan TK

465
Pasang Iklan Murah
Siti Dalilah Candrawati saat sambutan Milad Aisyiyah di Situbondo. (Sugiran/pwmu.co)

PWMU.CO-Aisyiyah saat berdiri membangun program pendidikan anak usia dini dengan membangun TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) untuk menyiapkan generasi yang berkarakter.

Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jatim Dra Hj Siti Dalilah Candrawati MAg saat sambutan Milad Aisyiyah ke-105 yang digelar PDA Situbondo di Desa Awar-awar Kecamatan Asembagus, Ahad (8/9/19).

iklan

Dia menjelaskan, dalam surat An Nisa ayat 9 memerintahkan supaya jangan sampai memiliki generasi yang lemah. ”Maka kita mengambil peran untuk meningkatkan dan membangun kualitas generasi dengan pendidikan karakter,” kata Bu Candra, sapaan akrabnya.

TK ABA yang sudah berumur seabad ini, sambung dia, di Jawa Timur sudah berdiri sebanyak 1.558 sekolah. Menyebar di seluruh Jatim termasuk di Situbondo.

Bahkan saat Rihlah Dakwah ke Malaysia pekan lalu, ujar dia, ternyata di sana juga sudah berdiri TK ABA yang didirikan migran yang kebanyakan dari Lamongan. ”Ini menggambarkan kita sudah go international, dalam pembinaan anak usia dini,” tuturnya.

Dia mengajak untuk terus memajukan pembelajaran TK dengan mengenalkan nilai-nilai ajaran Islam. Dengan banyak memakai alat peraga agar mudah diterima murid. Begitu juga pelajaran keterampilan yang diajarkan Rasulullah seperti berenang, memanah, dan menunggang kuda.

Di Situbondo ini kalau perlu membangun kolam renang bersama untuk mendukung keterampilan anak-anak TK. ”Bagaimana kalau Aisyiyah, Muslimat, Fatayat dan NA berembug untuk meningkatkan pendidikan. Bapak Bupati tinggal apa nanti dawuhnya. Mungkin beliau berkata ayo kita bikin kolam renang untuk seluruh TK di Situbondo, tinggal di mana tempatnya. Wah ini menjadi tambah maju Situbondo,” tuturnya disambut tawa hadirin.

Di Sumenep saja, kata dia, ada program Aisyiyah berenang untuk ibu-ibu manula. Program ini diadakan untuk mengatasi keluhan kaki di usia tua yang mulai susah bergerak. Mengikuti saran dokter, solusinya berenang atau jalan di air.

”Saya yakin Pak Bupati dengan kehadirannya di sini, sudah menggambarkan ACC atau menyetujui semua yang diharapkan oleh ibu-ibu. Terutama kaitannya program untuk peningkatan kecerdasan dan kualitas dari anak-anak usia dini,” katanya.

Dia menyampaikan, Aisyiyah sebagai organisasi otonom khusus diberi kewenangan mengurus organisasi untuk menjalankan misi dakwahnya sendiri. Aisyiyah diberi kewenangan mendirikan amal usaha yang sama dengan Muhammadiyah. Seperti SD Aisyiyah, Panti Asuhan Aisyiyah, Rumah Sakit Aisiyah.

”Saya kira bapak-bapak belum punya TK Muhammadiyah. Ora sabar Pak. Karena ngurusi TK itu ribet. Tetapi saya yakin melihat penampilan anak-anak tadi, ibu-bapak orang tuanya pasti bangga luar biasa,” ungkapnya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin. (*)

Penulis Sugiran Editor Sugeng Purwanto