Noviana, Kaya Pengalaman di Luar Sekolah

156
Pasang Iklan Murah
Daniel Mohammad Rosyid. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Noviana adalah bintang. Dia adalah salah satu wisudawan terbaik Universitas Airlangga baru-baru ini. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memujinya sebagai perempuan muda yang bangkit dari keterpurukan dikeluarkan dari sekolah lalu hidup di jalan sebagai pengamen.

Banyak orang masih gagal mengakui bahwa pendidikan di sekolah terlalu membosankan dan tidak menantang. Sekolah memberi pengalaman yang miskin. Jika belajar adalah sebuah proses memaknai pengalaman, maka di sekolah anak tidak belajar banyak. Hanya di luar sekolah itulah warga muda memperoleh pengalaman yang kaya. Inilah yang menjelaskan mengapa Noviana tampil sebagai mahasiswa teladan.

iklan

Saya ingat beberapa tahun silam ketika semobil dengan seorang bule konsultan pendidikan dari The World Bank menyusuri Surabaya lalu berjumpa dengan beberapa anak jalanan yang ngamen di perempatan Gubeng-Sulawesi. Dia bilang dengan berbisik: “They are blessed in disguise”. Kehidupan kota bisa berbahaya, tapi memberi pengalaman yang kaya dengan risiko nyata.

Semoga Wali Kota Surabaya ini menyadari bahwa it takes a whole city to raise a child. Sekolah tidak saja pelit memberi pengalaman hidup, sekolah juga sudah outdated di zaman internet ini. Ke depan ini, yang penting adalah memperluas kesempatan belajar di luar sekolah, bukan memperbesar dan memperlama sekolah. Kita akan menyaksikan lebih banyak Noviana di kampus-kampus. (*)

Rosyid College of Arts, Gunung Anyar, 11 September 2019.

Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya.