Usai Panen Sayur Hidroponik, Diubah Jadi Makanan Lezat oleh Wali Murid

92
Pasang Iklan Murah
Dadar gulung olahan dari bayam. (mitha/pwmu.co)

PWMU.CO – Sukses dengan panen raya kebun hidroponik dua kali pada tahun lalu, SD Muhammadiyah 18 Mulyorejo Surabaya panen lagi di tahun ketiga, Senin (16/9/19).

Seluruh siswa ikut memanen sayur di kebun yang berada di atas atap sekolah. Anak-anak memanen sayur sawi pokcoy (sawi daging) yang sudah cukup besar dan segar.  Hasil panen bisa dibeli Rp 5 ribu per 2 ikat sayur sawi pokcoy tanpa kantong plastik.

iklan

Ketua Tim  Achmad Lukman Santoso SSi Gr menjelaskan, proses tanam dimulai dengan workshop kepada anak-anak oleh tim Pokja hijau dan tim terampil sekolah nyaman dan ramah anak.

”Beberapa hari biji itu akan tumbuh. Lalu, tanaman yang sudah tumbuh dipindahkan ke pot-pot hidroponik. Setiap hari selalu dicek kualitas air dan vitamin agar tanaman bisa tumbuh sesuai dengan baik,” katanya

Hasil panen sayur ini lantas dipamerkan dalam pameran inovasil hasil olahan tanaman yang diikuti oleh seluruh wali murid di sekolah pada Sabtu (21/9/19). Mereka dibagi dalam tim terdiri dari 6 orang.

Tim ini berkreasi, berinovasi dan mengembangkan hasil tanaman hidroponik menjadi makanan unggulan.  Halaman sekolah dipenuhi oleh 18 stan dari kelas 1-6.

Ada berbagai macam hasil olahan sayur seperti puding sawi, jus sawi, keripik kangkung, pizza bayam, peyek bayam, masker sawi, dadar gulung, dan masih banyak lagi produk makanan dan non makanan.

Produk olahan itu dilombakan memperebutkan juara 1, 2, 3 untuk 2 kategori makanan dan non makanan serta juara favorit. Dengan makanan olahan ini diharapkan anak-anak yang tak suka sayur bisa memakannya. (*)

Penulis Mitha Rizky Rachmawati  Editor Sugeng Purwanto