Tim Pocil SD Mugeb Berhasil Ukir Prestasi di Lomba Tingkat Provinsi Jatim

87
Pasang Iklan Murah
Tim Pocil SD Mugeb Peraih The Best Costume II (Imam/PWMU.CO)

PWMU.CO – Tim Polisi Cilik (Pocil) SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mgeb) Gresik meraih The Best Costume II pada Lomba Pocil Tingkat Provinsi yang diselenggarakan Polda Jatim Selasa-Rabu (17-18/9/19) di Surabaya. Lomba tersebut diikuti oleh 39 tim pocil yang dikirim Polres se-Jawa Timur.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik IPDA Darwoyo SH memberikan dukungan dan semangat penuh kepada tim Pocil SD Mugeb. “Proses sudah dilewati. Usaha, latihan, dan doa sudah maksimal. Tetap semangat berprestasi dengan giat berlatih dan berdoa, ke depan harus lebih baik lagi,” ujarnya.

iklan

Kepala SD Mugeb Fony Libriastuti SSi MSi juga mengaku bangga dengan pencapaian tim pocil mengingat semangat mereka selama latihan begitu tinggi. “They are superstar. Kerja keras mereka yang akan selalu melekat di hati,” ujar Fony.

Tim Pocil SD Mugeb, lanjutnya, telah menjadi bagian dari kebanggaan SD Mugeb dan Kabupaten Gresik. “Melihat antusias siswa yang lain saat melihat persembahan tim pocil di sekolah sebelum mengikuti perlombaan. Semua bertepuk tangan dan terkesima dengan penampilan tim pocil,” paparnya.

Sebagai bentuk keseriusan sekolah mempersiapkan pasukan pocil untuk berkompetisi, nantinya pocil akan dijadikan sebagai kegiatan ekstra excellent di SD Mugeb. “Mulai semester depan pocil akan menjadi kegiatan ekstra excellent, oleh karena itu pesertanya juga melalui seleksi dari pihak sekolah,” terangnya.

Salah satu anggota pasukan pocil, Afikah Khairina Akhadian, siswa kelas V-Ahmad Dahlan, mengaku senang bisa mendapat predikat The Best Costume II. “Ya seneng lah, tapi sebenarnya belum puas juga, pengen ikut lagi sampai dapat juara I,” ujar Afikah, sapaan akrabnya.

Saat ditemui PWMU.CO di sela jam istirahat, Afikah mengaku kangen dengan latihan pocil. “Biasanya jam segini latihan sama teman-teman. Sekarang hampa jadinya, rindu juga ya ternyata,” ujar siswa berusia 10 tahun itu sambil tertawa. (*)

Kontributor Mar’atus Sholichah. Editor Mohammad Nurfatoni.