Tiga Kader PCIM Taiwan Borong Juara Lomba Esai

42
Pasang Iklan Murah
dari kiri Yuniar Wardani, Ketua PCIA Taiwan, Abu Bakar, Etik Nurhalimah, TI Kuncoroaji, dan Andi Azhar.

PWMU.CO – Tiga kader Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Taiwan memborong penghargaan Lomba Esai KDEI (Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia) 2019.

Pengumuman itu disampaikan saat diadakan Round Table Disscusson KDEI 2019 di Gedung Konferensi Taipei World Trade Centre, Ahad (6/10/2019).

iklan

Lomba esai itu ada enam juara dari dua kategori. Tiga juara di kategori mahasiswa dan tiga juara di kategori umum.

Round Table Disccusian (RTD) merupakan tahap akhir penjurian Lomba Esai KDEI 2019 dengan mengusung tema Memaknai Kepentingan Indonesia di Taiwan: Peluang Tantangan dalam Meningkatkan Ekonomi, Perlindungan WNI dan Pendidikan.

Tiga kader dan pimpinan PCIM Taiwan menyabet tiga juara pada subtema pendidikan untuk kategori mahasiswa dan umum.

Juara pertama kategori mahasiswa diraih Abu Bakar (Ketua Majelis Tarjih, Tajdid, Tablig, dan Dakwah Khusus). Juara tiga kategori mahasiswa diraih oleh TI Kuncoroaji (anggota MPM PCIM Taiwan periode 2016-2018). Juara kedua kategori umum diraih Etik Nurhalimah (Ketua Aksara Surya Formosa).

Lomba Esai ini pertama kali diadakan Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei. Dalam Round Table Disccusion, para grand finalis mempresentasikan gagasanditulis esainya. Hadir di acara tersebut   Kepala KDEI Taipei Didi Sumedi, Kepala Bidang PWNI dan Pensosbud Fajar Nuradi.

Dalam sambutannya Kepala KDEI Didi Sumedi mengatakan, awalnya penyelenggara kurang yakin  apakah perlombaan ini diminati oleh warga negara Indonesia di Taiwan. Pasalnya ini merupakan perlombaan perdana yang terselenggara. Ternyata setelah dilakukan perpanjangan deadline, jumlah peserta yang mengirimkan karya tulisan cukup banyak.

”Ternyata memang butuh waktu sedikit panjang untuk melahirkan gagasan-gagasan cemerlang yang akan di bahas pada RTD,” tuturnya.

Dijelaskan, ada  64 karya tulis yang terkirim ke panitia lomba. Setelah melalui penyeleksian yang cukup ketat, semua esai yang masuk dikerucutkan menjadi 24 tulisan maju  ke final untuk diadakan interview melalui online. Setelah melewati penilaian, terjaring enam naskah di dua kategori melenggang ke Round Table Discussion.

Ketua PCIM Taiwan Andi Azhar sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Ini merupakan terobosan baru dari KDEI Taipei untuk menjaring gagasan-gagasan baru terkait penguatan kepentingan Indonesia di Taiwan dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan perlindungan WNI,” katanya di sela RTD ini. Andi juga bersyukur kader-kader dan pengurus PCIM Taiwan mampu meraih juara dalam kompetisi ini. Menurutnya, ke depan PCIM Taiwan semakin menggenjot kegiatan literasi bagi para pekerja migran Indonesia dan mahasiswa di Taiwan melalui forum Aksara Surya Formosa yang merupakan wadah aktivitas literasi di bawah naungan PCIM Taiwan. (*)

Penulis Etty   Editor Sugeng Purwanto