Kedai Mutuba, Belajar Bisnis di Sela Jam Sekolah

169
Pasang Iklan Murah
Kedai Mutuba diserbu siswa waktu jam istirahat. (Hilman/PWMU.CO)

PWMU.CO– IPM SMP Muhammadiyah 1 Babat (SMP Mutuba) Lamongan membuka Kedai Mutuba di lantai satu sekolah dalam sebulan ini.

Begitu buka langsung diserbu siswa. Sebab harga jajanannya murah meriah. Ada roti bakar Rp 1.000, sosis Rp 500, nugget Rp 500, pentol Rp 500, tempura Rp 500.

”Jajanan yang paling digemari pembeli roti bakar dan sosis,” kata Dzakia Atsaniya  yang bertugas menjaga kedai, Jumat (11/10/2019). Dia menjelaskan, laba per hari kedai ini baru sekitar  Rp 20 ribu- Rp 40 ribu.

Ditambahkan, pelayanan kedai ini hanya satu jam saat jam istirahat. Semua pengurus IPM mendapat giliran jaga. Satu piket terdiri tiga siswa. Tugasnya melayani pembeli dan menggoreng jajanan. Mereka menjadi penjaga kedai dengan sukarela. Tak ada upah. ”Ya ini untuk latihan bisnis. Keuntungannya untuk koperasi dan kegiatan IPM,” ujar Dzakia.

Kedai ini dikelola oleh koperasi sekolah. Jadi modalnya dari koperasi. Jajanan dikulak dari pasar yang sudah bentuk jadi frozen food. Makanan ini dipilih karena disukai anak-anak sekarang ini. Untuk penyajiannya harus digoeng lebih dulu.

Beberapa siswa mengatakan, dibukanya kedai ini bisa memenuhi jajan di sekolah. Makanannya murah meriah dan tren. Paling disukai roti bakar, sosis dan tempura. (*)

Penulis Hilman Sueb  Editor Sugeng Purwanto