Electronic Play Karya Siswa SMK Mutu Gresik Bikin Pengunjung Pasar Rakyat UMKM Penasaran

53
Pasang Iklan Murah
Electronic Play karya siswa SMK Mutu Gresik. (Faridatul Mardhotillah/PWMU.CO)

PWMU.CO – Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 1 (SMK Mutu) Gresik hadir di Pasar Rakyat Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang digelar di Alun-Alun Sidayu, Gresik Sabtu-Ahad (5-13/10/19).

Event yang diadakan oleh Giri Nata ini diikuti 180 stand UMKM yang ada di Sidayu. Seperti pada Expo Education yang diadakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik di Icon Mall Gresik beberapa waktu lalu, SMK Mutu mempromosikan jasa dan produk hasil karya siswa di semua bidang keahlian.

Hingga malam penutupan Ahad (13/10/19), stand SMK Mutu Gresik banyak didatangi pengunjung. Mereka tidak hanya melihat produk dan jasa yang dipamerkan, tapi juga penasaran mencoba permainan yang diciptakan oleh siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri (TEI).

Permainan yang dinamakan Electronic Play ini terdiri dari rangka yang terbuat dari besi, kawat tebal yang dibentuk sedemikian rupa sebagai rintangan permainan, dan rangkaian elektrik sebagai indikasinya.

Ahmad Afis Khoirul Imtiaz, salah satu siswa Jurusan TEI, menjelaskan, pengunjung harus dapat melewati rintangan dengan cincin dengan tidak menyentuh kawat tembaga.

“Apabila cincin menyentuh gelombang kawat, maka dianggap gagal dan lampu indikator secara otomatis berubah menjadi warna merah yang semula berwarna hijau. Pengunjung memiliki tiga kali kesempatan bermain,” jelasnya.

Dia menjelaskan, terdapat tiga checkpoint di dalam permainan tersebut. Bagi pengunjung yang berhasil sampai finish, berhak menerima hadiah.

Stand SMK Mutu Gresik di Pasar Rakyat UMKM Sidayu Gresik (Faridatul Mardhotillah/PWMU.CO)

Kepala Sekolah Imam Syafi’ie S Ag selalu menyemangati tim marketing SMK Mutu yang mengikuti pameran ini. Menurutnya, hal ini sebagai upaya melatih kemandirian siswa dalam berwirausaha. “Sekolah juga bisa mendekatkan diri dengan masyarakat. Sekolah menjadi dikenal lebih luas terutama dengan produk dan jasa yang telah diciptakan,” terangnya.

Dia berharap, upaya promosi seperti ini mengena di hati masyarakat. “Semangat Bapak-Ibu. Jangan pernah lelah menuju sukses,” ujarnya menyemangati para guru. (*)

Kontributor Faridatul Mardhotillah. Editor Mohammad Nurfatoni.