Di Wonosari, Siswa Berlian School Belajar Proses Pembuatan Teh

144
Pasang Iklan Murah
Siswa Berlian School mengamati proses penggilingan daun teh di Pabrik Teh Wonosari (Evi Eryana/PWMU.CO)

PWMU.CO – Sebanyak 117 siswa kelas IV SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) Gresik mengikuti kegiatan field trip ke Kebun Teh Wonosari Lawang dan Wisata Tas Rajut Kaboki, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (6/11/19).

Di Kebun Teh Wonosari, siswa disuguhkan oleh pemandangan hijau tanaman teh pada perkebunan yang luasnya 700 hektar.

Muhammad Zaki Atmaja, siswa kelas IV Mahameru, merasa senang karena secara langsung dapat melihat pemandangan hijau perkebunan yang menurutnya jarang ditemukannya di Gresik.

“Seru tadi, bisa tahu proses pembuatan teh yang mulai dari pemetikan pucuk sampai pendistribusian ke bagian pemasaran,” ungkapnya gembira.

Sebelum rombongan siswa Berlian School diajak berkeliling melihat langsung proses pembuatan teh, mereka mendengarkan penjelasan dari Pak Gozainul Arifin, pemandu kegiatan.

Teguh, sapaan akrabnya, menjelaskan proses pembuatan teh sangat panjang mulai dari pemetikan pucuk, penimbangan, pengantaran ke pabrik, pelayuan, penggilingan, pendinginan, pengeringan, sortasi (pemisahan), pengemasan, penyimpanan sampai yang terakhir yaitu pendistribusian ke bagian pemasaran.

Siswa Berlian School mendengarkan penjelasan Gozainul Arifin (Firdausi Nuzula/PWMU.CO)

Mereka kemudian diajak ke kebun teh untuk dijelaskan jenis-jenis teh yang ditanam di perkebunan, antara lain Camellia assamica (teh dari India) dan Camellia sinensis (teh dari Cina).

Selesai berkeliling kebun, siswa diajak ke pabrik tempat penggilingan, sortasi, dan pengeringan. Selain itu, siswa juga dikenalkan dengan berbagai jenis pekerjaan yang ada di pabrik teh.

Guru pengajar tematik, Alindatul Khusna SPdI mengatakan, tujuan field trip kali ini selain untuk pengalaman belajar di luar sekolah, siswa juga dapat ilmu baru terkait jenis-jenis pekerjaan. “Kebetulan materi kali ini membahas tentang jenis pekerjaan di daerah dataran tinggi,” tuturnya.

Wali kelas IV Wakatobi itu juga menambahkan dengan berkunjung ke perkebunan teh harapannya anak-anak mendapat wawasan dalam hal cara memupuk tanaman teh. (*)

Kontributor Firdausi Nuzula. Editor Mohammad Nurfatoni.