SD Musaba Deklarasikan Sekolah Ramah Anak di OCD Serentak Se-Indonesia

186
Pasang Iklan Murah
Deklarasi Sekolah Ramah Anak di SD Musaba. (M. Faried Achiyani/pwmu.co)

PWMU.COSD Muhammadiyah 1 Babat (Musaba) Lamongan ikut mengadakan Sehari Belajar di Luar Kelas alias Outdoor Classroom Day (OCD), Kamis (7/11/19).

OCD diawali dengan ikrar ‘Sekolah Ramah Anak’ yang dibacakan serentak oleh guru dan siswa. Setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Diteruskan dengan cuci tangan dan sarapan pagi di teras kelas.

Lalu siswa diajak ke lapangan sekolah untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti membaca buku, bermain dolanan tradisional, senam germas, meneriakkan yel-yel sekolah dan diakhiri dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Guru SD Musaba Ernawati SPd mengatakan, OCD mampu membuat siswa melepaskan ketegangan dan suasana yang akrab. “Sebab guru tak hanya menyampaikan materi tetapi juga berinteraksi dengan siswanya, ujarnya.

Hal itu menurutnya, diyakini akan membentuk kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, kreatifitas, dan kolaboratif siswa.

M Shohafy, siswa kelas V, tampak begitu semringah. Tak ada ketegangan sama sekali di raut wajahnya. “Iya senang sekali,” ujarnya. Menurut dia, belajar di dalam kelas cenderung membuat mudah lelah, stres, dan mengantuk. “Lebih sering boleh juga,” ujarnya.

Sarapan bersama dalam OCD. (M. Faried Achiyani/PWMU.CO)

Kepala Sekolah Hj Khusnia Rahmawati SAg mengatakan, OCD kali ini untuk memperingati Hai Anak Internasional yang diperingati tiap tanggal 20 November.

Dia menjelaskan, OCD diinisasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, bersama sejumlah pihak lainnya, termasuk pemerintah daerah.

“Kegiatan yang digelar serentak di seluruh Indonesia ini dilaksanakan untuk memperkuat gerakan ‘Sekolah Ramah Anak’,” ujarnya. (*)

Kontibutor M. Faried Achiyani. Editor Mohammad Nurfatoni.