Empat Cara Bersyukur atas Perjuangan Orangtua pada Anak-anaknya

174
Pasang Iklan Murah
Musyrifah saat menyampaikan ceramah. (Faiq Hatta/PWMU.CO)

PWMU.CO – Ajakan melakukan kebaikan dan menciptakan karya untuk hidup yang bermanfaat mengemuka dalam Silaturahim Ke-55 Keluarga Besar Mbah Masyhadi di Hotel Sidomuncul 1 Pasir Putih Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Sabtu (9/11/19).

Ajakan ini disampaikan Sekretaris Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik Musyrifah SAg di depan 75 anggota keluarga besar Masyhadi.

Musyrifah menyitir surat Ali Imran ayat 104, “Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar.”

Dari ayat ini, ujarnya, tentunya kita wajib melakukan kebaikan dan dilarang untuk melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Guru MI Muhammadiyah 2 Karangrejo (Mimdaka), Manyar, Gresik, ini menyampaikan, agar kita selalu senantiasa mendengarkan nasihat-nasihat yang baik dari orangtua kita. “Dan jangan sesekali membantah nasehatnya,” tuturnya.

Dia juga mengajak agar terus bersyukur kepada Allah atas apa yang diperjuangkan orangtua kita. “Di luar sana masih banyak anak-anak terlantar yang tidak bisa sekolah dan tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari,” paparnya.

Menurutnya ada empat cara bersyukur atas perjuangan orangtua yaitu pertama, beriman kepada Allah dan selalu berbuat kebaikan.

Kedua, mau belajar. “Menuntut ilmu tidak ada batasnya, sehingga teruslah belajar agar ilmu kita bertambah,” katanya.

Ketiga, menghormati kedua orangtua. “Taat dan patuhlah pada orangtua, karena orangtua yang mendidik dan menyayangi kita sejak kecil,” kata wanita kelahiran Gresik ini.

Keempat, mempunyai karya atau prestasi. “Berkaryalah dengan apa yang kamu mampu, bisa di bidang menulis, tahfidz Alquran, olahraga atau di bidang seni,” paparnya.

Di akhir ceramahnya ibu lima anak ini mengajak agar keluarga besar Masyhadi selalu mengajarkan kebaikan kepada semua orang dan terus berkarya. “Karena dengan karya dan prestasi serta berbuat baik, sepanjang hidupnya akan dikenang dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni.