Dua Pesilat SD Muhsida Rebut Medali Emas dan Perak di Kejuaraan Bandung

155
Pasang Iklan Murah
Faizatul Qoyyimah, kiri, dan Fahma Aqilah bersama pelatihnya, Matrukan.

PWMU.CO- Dua siswi SD Muhammadiyah Sidayu Gresik atau populer disebut SD Muhsida berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu medali perak dalam Open Tournament Pencak Silat Bandung Lautan Api Championship II tahun 2019, Sabtu-Ahad (9-10/11/19).

Acara yang diselenggarakan GPR C-Tra Arena Bandung ini mengantarkan dua siswi, Faizatul Qoyyimah Wibowo kelas III B dan Fahma Aqilah kelas VI A, juara 1 dan 2.

Juara 1  kategori tanding putri SD/usia dini direbut Izzatul Qoyyimah Wibowo. Juara 2 kategori tanding putri SD/usia dini diraih Fahma Aqila.

Wajah gembira Langsung terpancar dari dua siswi ini ketika mendengar pengumuman menjadi juara. Faizatul Qoyyimah putri dari pasangan Wahyu Wibowo dan Mufidah ini mengaku senang dan bangga bisa menjadi juara 1.

Sebelum mengikuti kejuaraan di Bandung mereka terus berlatih dengan pelatih Matrukan. Satu pekan sebanyak empat kali.

“Kami berlatih empat kali dalam sepekan. Tiga kali di sekolah dan satu kali di GOR Raden Kromo Wijoyo Sidayu sama Pak Matrukan,” katanya.

Iza, panggilan akrabnya, ingin terus berlatih menguasai banyak jurus sehingga bisa menjadi pelatih silat Tapak Suci. “Saya ingin lebih serius ikut ekstra Tapak Suci hingga bisa jadi pelatih,” tambahnya.

Sementara Qaila, sapaan akrab Fahma Aqilah, adalah putri Ahmad Ashor dan Dewi Sufairoh juga mengaku senang bisa mengikuti lomba tersebut.

Kepala SD Muhsida Dra Husna mengatakan, bangga atas capaian prestasi kedua atlet Tapak Suci di kancah nasional ini. “Semoga bisa menginspirasi teman atlet Tapak Suci ,” katanya. (*)

Penulis Eka Nur Lailiyah. Editor Sugeng Purwanto