Di Acara Gathering PENA, Terselip Penjelasan Doa seperti Ini

95
Habibullah Al-Irsyad menyampaikan kultum Subuh. (Hamzah/PWMU.CO)

PWMU.CO-Ketika berdoa dalam kehidupan sehari-hari akan selalu terselip meminta keinginan. Hal tersebut lumrah karena manusia senantiasa ingin hidup bahagia.

Begitulah kultum Subuh yang disampaikan Wakil Ketua Bidang Dakwah Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Surabaya Habibullah Al-Irsyad MPdI dalam Gathering PENA (Pemuda dan Nasyiah) di Agro Mulia Prigen Kab. Pasuruan, Sabtu-Ahad (30/11 – 01/12 2019).

Acara ini kerja sama Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Surabaya untuk menjalin taaruf.

Baca Juga:  2 Tantangan Kader dalam Ber-Islam, Petarungan Ideologi dan Kepemimpinan

Habibi menjelaskan, agar keinginan itu terwujud, manusia harus memiliki keimanan yang kuat. “Untuk mewujudkan kebahagiaan hidup, maka kita harus berpegang teguh pada tauhid,” ujarnya.

SMA Muhammadiyah 1 Taman

Manusia yang beriman kepada Allah, katanya, hidupnya akan berlimpahkan kebahagiaan. “Kalaupun dia mendapat kenikmatan, tapi tidak ada iman, maka itu bukanlah hidup bahagia yang sesungguhnya,” tuturnya.

Ia menambahkan, hidup bahagia yang penuh berkah sejatinya adalah peduli terhadap sesama. “Kita harus punya kepedulian, harus berbagi pada saudara yang membutuhkan, seperti menyantuni anak yatim dan fakir miskin supaya rezeki kita tidak hanya melimpah, tetapi juga berkah,”  tegasnya. (*)

Baca Juga:  Nasyiah Berjuang agar Tak Ada Lagi "Anak Miskin Dilarang Sakit"

Penulis Hamzah Editor Sugeng Purwanto