Wakaf Tanah Seluas 9×17 Meter Itu Kini Jadi Gedung Dakwah Muhammadiyah Kembangbahu

532
Pasang Iklan Murah
Gedung Dakwah Muhammadiyah Kembangbahu (M Faried Achiyani/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pada acara Tabligh Akbar Milad Ke-107 Muhammadiyah yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan di Alun-Alun Kota Lamongan, Ahad (15/12/19) Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi meresmikan amal usaha Muhammadiyah (AUM) yang ada di Kabupaten Lamongan.

Salah satu AUM yang diresmikan adalah Gedung Dakwah Muhammadiyah Kembangbahu. Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kembangbahu Samuri SE Skom mengatakan Gedung Dakwah yang dimiliki PCM Kembangbahu adalah wakaf dari H Heru Susanto.

Baca Juga:  Rutin Baca PWMU.CO, Haedar Nashir: Beritanya Cepat dan Akurat

Samuri menjelaskan, wakaf tersebut berupa tanah dan bangunan rumah ukuran 9X17 meter persegi yang kemudian melalui rapat PCM Kembangbahu diputuskan untuk membuat gedung dakwah dengan anggaran Rp 400 juta.

Pada rapat tersebut didapatkan dana awal sebesar Rp 200 juta dari H Munadi. “Kekurangannya akan ditanggung oleh para anggota Muhammadiyah se-Cabang Kembangbahu secara swadaya dengan bergotong royong,” ujarnya.

Samuri yang juga guru SMP Muhammadiyah 1 Babat itu mengatakan tujuan pembangunan gedung dakwah adalah sebagai tempat yang nyaman untuk pusat pengembangan dakwah Muhammadiyah di Kembangbahu. “Serta sebagai sarana pendidikan kader dan sarana aktivitas religius kemasyarakatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua PP Muhammadiyah Bahtiar Effendy Wafat, Ini Kenangan Haedar Nashir

Selain Gedung Dakwah Muhammadiyah Kembangbahu, ada lima AUM lainnya yang diresmikan oleh Haedar Nashir. Yaitu Gedung HM Syujak Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan, Rumah Sakit Muhammadiyah Kalikapas Lamongan, Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Babat, Klinik Muhammadiyah Deket, Klinik Muhammadiyah Blimbing. (*)

Kontributor M Faried Achiyani. Editor Mohammad Nurfatoni.