Demi Jihad Digital, Suami-Istri Ini Gantian Gendong Anak Ikuti Pelatihan Jurnalistik

481
Pasang Iklan Murah
Nurul Mursyidah sedang mengerjakan tugas menulis berita dengan menggendong anaknya. Foto karya Asiyah Jamil, peserta lain, menjadi juara l praktik foto jurnalistik yang digelar nara sumber (PWMU.CO)

PWMU.CO – Ada sisi menarik saat digelar Pelatihan Jurnalistik Gerakan Dakwah Digital Muhammadiyah oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Situbondo di SMA Muhammadiyah 1 Panji, Situbondo, Ahad (15/12/19)

Di kegiatan ini ada satu keluarga yang terdiri dari suami istri dan anaknya yang masih berusia dua tahun. Sang ayah, Muhammad Muchlis (39) dan istrinya Nurul Mursyidah (30) berasal dari Kecamatan Asembagus yang berjarak sekitar 30 km dari arah timur dari kota Situbondo.

“Saya harus mengajak anak ke pelatihan karena sekalian mau silaturahmi ke rumah kakek neneknya di Situbondo. Selain itu di rumah tidak ada yang menjaga,” ujar Muchlis.

Selama mengikuti pelatihan mereka rela bergantian menggendong si anak yang kadang-kadang rewel, seperti yang terdengar di tengah pelatihan.

Baca Juga:  Berbekal Jurnalistik, Nasyiah Masifkan Berita Positif Perempuan dan Anak

“Jika ibunya sibuk menulis materi yang disampaikan oleh nara sumber maka saya yang menggendongnya. Begitu pula sebaliknya,” ungkap pria yang juga guru di MI Muhammadiyah Asembagus ini.

Much. Muchlis sedang menggendong putranya saat pelatihan jurnalistik. Foto karya Ike Agustina R ini menjadinjuara Ii. (PWMU.CO)

Muchlis adalah guru kelas Vi yang telah mengabdi selama 12 tahun. Istrinya juga mengajar di tempat yang sama. “Saya dan keluarga berangkat jam 7 pagi dari rumah. Kami peserta pertama yang hadir,” jelasnya.

Motivasi mengikuti pelatihan ini, sambungnya, karena ingin menambah pengetahuan tentang dunia jurnalistik. “Bisa sebagai modal mengembangkan kemampuan siswanya dalam menggunakan media sosial secara positif,” terangnya.

Baca Juga:  Memanfaatkan Sosmed dengan Cerdas dan Bijaksana

Dia menambahkan, media sosial salah satu sarana efektif menyebarkan informasi. “Untuk itu saya berminat mengikuti pelatihan ini walaupun harus sambil menggendong anak,” tuturnya sambil tersenyum.

Tak mau kalah dengan suaminya, Nurul juga semangat mengikuti kegiatan ini. “Saya mengikuti pelatihan ini karena ingin bisa menggunakan media sosial yang saya miliki dengan maksimal sehingga bisa ikut membantu dakwah Muhammadiyah,” harap Nurul.

Hadir sebagai nara sumber Ketua Lembaga Informasi dan Komunikasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim Sugeng Purwanto dan Pemimpin Redaksi PWMU.CO Mohammad Nurfatoni.

Selamat berjihad digital! (*)

Kontributor Ike Agustina Retnaningtyas. Editor Mohammad Nurfatoni. Naskah ini adalah pemenang praktik menulis dengan deskripsi.