Komunitas Ini Bukan Sekadar Bermotor, Ada Spirit Sharing

    49
    Pasang Iklan Murah
    Rektor UAD Muchlas, tengah, bersama anggota Komunitas D'Orange touring ke Kebumen.
    Rektor UAD Muchlas, tengah, bersama anggota Komunitas D’Orange touring ke Kebumen.

    PWMU.CO-Komunitas D’Orange 1960 mendapat perhatian Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dr Muchlas MT. Sebab komunitas ini tak sekadar hobi bermotor tapi mengembangkan spirit sharing dengan sedekah.

    Komunitas D’Orange ini digawangi oleh Rundra Jumiyanto dan Suryono Hadi dengan anggota sebanyak 69 orang. Terdiri dari dosen dan karyawan termasuk Muchlas,

    “Komunitas ini kegiatannya tidak sekadar mengendarai sepeda motor, tetapi mengembangkan pula spirit berbagi kepada sesama melalui gerakan sedekah,” kata Muchlas. Karena itu tagline yang dipakai Touring & Sharing.

    Sebelum touring, cerita Muchlas, para anggota mengadakan iuran. “Uang yang terkumpul disumbangkan ke tempat tujuan touring seperti panti asuhan, masjid, dan sekolah-sekolah Muhammadiyah,” kata Muchlas.

    Baca Juga:  Ini Baru Resto Berkemajuan, Bebas Makan Apa Saja, Bayar Suka-Suka

    Menyumbang Laptop dan Uang

    Sabtu (11/1/2020) lalu rombongan komunitas ini touring ke Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah menempuh jarak 115 km. Muchlas juga ikut dalam perjalanan ini.

    Malam harinya bertemu Imam Yudiantoro, lulusan S1 dan S2 Pendidikan Fisika UAD ketika ada acara dalam touring ini. Dia hadir sebagai utusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen. Yudiantoro saat ini mengelola Muhammadiyah Integrated Boarding School (MIBS) Kebumen.

    Di acara ini Komunitas D’Orange menyerahkan sumbangan laptop, printer, dan uang tunai Rp 8,6 juta ke MBS Kebumen.

    Acara ini mengingatkan Danang Sukantar MPd, kepala Bidang Pengembangan Kemahasiswaan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD, kepada Dawam Abadi.

    Baca Juga:  Bersedekahlah yang Mengejutkan agar Allah Membalas dengan Kejutan Pula

    Dawam alumnus Fakultas Teknik Industri (FTI) dan anggota Madapala yang sekarang menjadi pengusaha tambak udang dan pemilik toko pertanian-perikanan. Orang ini akhirnya bisa bertemu juga dengan rombongan komunitas di acara itu.

    ”Dawam itu saudara-saudaranya alumni UAD. Dia masih saudara dengan Koko Firman Handoko, kepala SMK Muhammadiyah 1 Petanahan. Istrinya Koko juga alumnus Prodi Teknik Industri UAD, yang kini punya usaha bengkel motor yang sangat maju,” tutur Danang.

    Esoknya hari Ahad pagi, rombongan ini disambangi Abdul Basith Najwa, atlet Tapak Suci UAD yang sudah menyumbangkan medali. Dia alumni Farmasi UAD yang sekarang menjadi pegawai Puskesmas di bagian apotek. (*)

    Penulis Affan Safani Adham  Editor Sugeng Purwanto