Guru Spemma Ikuti Workshop Android agar Tidak Ndesit

87
Guru Spemma mengikuti workshop pembelajaran berbasis Android di sekolah. (Alimmatus/PWMU.CO)
Guru Spemma mengikuti workshop pembelajaran berbasis Android di sekolah. (Alimmatus/PWMU.CO)

PWMU.CO-Guru Spemma, sebutan untuk SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, sangat antusias mengikuti workshop bertema Android Based Learning and Evaluation.

Kegiatan diadakan di ruang komputer sekolah mulai pukul 08.00 hingga 15.00 dibuka oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel H Ahmad Zaini MPd, Sabtu (18/1/2020).

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Drs Alim MPdI mengatakan, workshop ini memberikan bekal ke guru Spemma untuk mengembangkan kemampuannya dalam kegiatan evaluasi pembelajaran.

Workshop ini, sambung dia, melatih guru-guru mulai pengenalan google drive dan google form, penggunaan google form sebagai kuis, perancangan dan pembuatan soal online dengan google form, penggunaan Add-on atau pengaya di google form, penggunaan shorten link (QRCode), dan pengolahan data jawaban kuis (excel).

SMA Muhammadiyah 1 Taman

”Materi workshop yang diberikan agar kemampuan guru dalam membuat, mengolah evaluasi pembelajaran lebih cepat, dan meringankan kerja guru dalam evaluasi pembelajaran,” ujarnya.

Baca Juga:  Mahasiswa UMM Gagas Aplikasi Sapu Bersih Pungli Berbasis Android

Dia menambahkan, peningkatan kualitas guru terus dilakukan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya dalam menjaga kualitas layanan pendidikan yang lebih baik lagi dan punya kemampuan beradaptasi dengan dunia internet.

Kepala SMP Muhyammadiyah 5 Surabaya periode 2020-2023 tersebut juga memberi semangat kepada guru Spemma untuk menjawab tantangan perubahan arah pembelajaran generasi alfa.

Mudah Mengolah Data Ujian

Workshop yang digelar itu menghadirkan pemateri dari trainer Ikatan Guru Indonesia (IGI) yaitu Bagus Sumantri SSi.

Setelah praktik materi ini peserta merasakan kemudahan mengolah data ujian. ”Enak ya, dengan google form soal-soal yang digunakan untuk Penilaian Harian (PH) dan Penialain Tengah Semester (PTS) tidak akan hilang dan terinfeksi virus seperti bila disimpan di laptop atau flasdisk,” kata peserta saat praktik dalam workshop tersebut.

Baca Juga:  Usai Upacara Siswa Kumpulkan Uang untuk Korban Gempa Lombok

Kelanjutan dari workshop ini, kata Kepala Spemma, diharapkan guru Spemma Surabaya menerapkan hasil pelatihannya dengan membuat evaluasi pembelajaran mulai dari PH dan PTS menggunakan google form.

Setelah pelatihan ini juga tersedia sertifikat workshop dari IGI yang diberikan ke guru-guru setelah semua mnyelesaikan tugas-tugas yang telah dilakukan di workshop ini. (*)

Penulis Alimmatus Firmansyah  Editor Sugeng Purwanto