Majalah Oase SMA Munampa Gelar Pelatihan Jurnalistik

100
Majalah Oase SMA Munampa mengadakan Pelatihan Jurnalistik di Masjid Usman Al Jirani Kompleks Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran Lamongan.
Suasanan pelatihan Redaksi MaJalah Oase SMA MUNAMPA. (Ali Efendi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Majalah Oase SMA Munampa mengadakan Pelatihan Jurnalistik di Masjid Usman Al Jirani Kompleks Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran Lamongan.

Acara bertema ‘Berkarya dengan Berita’ yang digelar Rabu (22/1/20) ini diikuti oleh 55 siswa yang berasal dari tim redaksi dan perwakilan siswa dari kelas masing-masing. Ada juga perwakilan Pimpinan Ranting IPM SMA Muhammadiyah 6 Paciran (SMA Munampa) yang membidangi publiksi ilmiah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Munampa Nur Kholis MPd menjelaskan, agenda rutin yang dilaksanakan setiap satu semester sekali bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keilmuan tim redaksi, serta wawasan bagi siswa-siswa.

“Di samping itu, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk profesionalisme bagi tim redaksi yang baru,” ujarnya.

Baca Juga:  MAM 1 Karangasem Paciran Juara I Ponorogo Horsbow Open

Dia menegaskan, hal lain yang perlu diperhatikan oleh peserta adalah materi yang disampaikan dalam kegiatan pelatihan jurnalistik yang tidak disampaikan pada saat belajar di kelas formal.

SMA Muhammadiyah 1 Taman

Acara diisi dua pemateri yang tersusun menjadi tiga bagian. Pertama, Ali Efendi MPd Dosen STAI Muhammadiyah Karangasem Paciran Lamongan memberi materi tentang Dasar-dasar Jurnalistik. Dia menjelaskan pentingnya jurnalistik di era digital saat ini.

Kedua, Bahit Arafat SE, Pembina Majalah Oase dan Guru SMA Munampa, yang memberikan materi tentang Teknik Penulisan Berita. Dia menyampaikan rumus 5W dan 1H harus diperhatikan dalam menulis berita. Juga cara mengembangkan berita dengan bahasa yang baik dan komunikatif.

Baca Juga:  Awal Semester Sekolah Ini Dibuka dengan Kemenangan 13 Trofi

Ketiga, praktik menyusun berita yang baik sesuai dengan konsep dan kaidah dalam penulisan berita. Praktik dikerjakan secara berkelompok. Masing-masing kelompok dua peserta. Hasilnya dinilai oleh pemateri dan diumumkan kepada peserta pelatihan. (*)

Penulis Ali Efendi. Editori Mohammad Nurfatoni.