Penasihat Grand Syaikh Al-Azhar Terima Kunjungan PCIM

78
Penasihat Grand Syaikh al-Azhar Dr Abdurrahman Musa menerima kunjungan PCIM Mesir di akntornya. (Mouhan/PWMU.CO)
Penasihat Grand Syaikh al-Azhar Dr Abdurrahman Musa, kiri, menerima kunjungan PCIM Mesir di akntornya. (Mouhan/PWMU.CO)

PWMU.CO– Penasihat Grand Syaikh al-Azhar Bidang Kemahasiswaan Asing dan Kerja sama Luar Negeri Dr Abdurrahman Musa menerima kunjungan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir di Kantor Masyikhotil Azhar, Ahad  (9/2/2020).

Pertemuan dipimpin oleh Ketua PCIM Zaki Al-Rasyid bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo Dr Usman Syihab, diikuti oleh beberapa penasihat dan pengurus PCIM.

Kunjungan membahas tindaklanjut dari pertemuan Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2015 Prof Dr Din Syamsuddin dengan Grand Syaikh Al-Azhar Prof Dr Ahmad At-Thoyyib pada 28 Januari 2020 yang lalu di Kairo. Mereka membahas kerja sama pendidikan dan dakwah kedua lembaga.

Sebelumnya PP Muhammadiyah pada tahun 2003 telah mengadakan penandatanganan MoU dengan Al-Azhar berisi antara lain kaderisasi Muhammadiyah melalui pemberian beasiswa, pelatihan imam dan dai,  pelatihan fatwa dan pengiriman ulama (mab’uts) Al-Azhar ke pesantren dan sekolah Muhammadiyah, MoU kerjasama itu kini akan dimaksimalkan kembali sebagai langkah konkret dalam kerangka kerja sama kedua lembaga yang memiliki pengaruh di negaranya.

SMA Muhammadiyah 1 Taman

Al-Azhar Puji Muhammadiyah

Penasihat Grand Syaikh al-Azhar Abdurrahman Musa merespon positif langkah PCIM untuk percepatan kerja sama antara Muhammadiyah dan Al-Azhar.

Baca Juga:  Forza PCIM Mesir Forum Kaderisasi dari al-Azhar

Menurutnya, Muhammadiyah adalah salah satu organisasi masyarakat terbesar di Indonesia dan memiliki peran signifikan bagi perkembangan Islam di Indonesia.

Ketua PCIM bersama PP Muhammadiyah segera merumuskan lebih luas lagi langkah-langkah konkret tindak lanjut kerjasama tersebut.

Grand Syaikh Al-Azhar pada tahun 2018 berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bertemu dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Rektor UMS dan Pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah se-Indonesia.

Kini UMS bersama UGM dan UIN Malang menjadi universitas konsorsium pengembangan bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar.

Baca Juga:  Prof Din : Banyak Cita-Cita Terwujud, Kecuali Jadi Presiden

Kunjungan Din Syamsuddin ke PCIM mesir akhir Januari lalu memaparkan hubungan al-Azhar dengan Muhammadiyah yang pada masa kepemimpinannya di tahun 2003 pernah menandatangani MoU dengan Rektor Syeikh Muhammad Sayyid Thanthawi dalam bidang dakwah, pendidikan.

“Hubungan Muhammadiyah dengan al-Azhar harus selalu kita jaga. PCIM inilah yang menjadi ambasador Muhammadiyah, pengiriman dai-dai dan pelajar ke al-Azhar harus kita canangkan,” ujarnya. (*)

Penulis Mouhan  Editor Sugeng Purwanto