Berbekal Jurnalistik, Nasyiah Masifkan Berita Positif Perempuan dan Anak

352
pwna
Arief Santosa, Korlip Jawa Pos, menyampaikan materi di Pelatihan Jurnalistik PW NA Jatim. (Foto: Afni)

PWMU.CO  – Media, baik cetak maupun elektronik, berperan penting dalam penyampaian informasi ke masyarakat. Di satu sisi, beberapa media kerap kali menampilkan informasi lewat pemberitaan negatif dengan menjadikan perempuan sebagai objek berita miring. Parahnya lagi, beberapa Media menyajikan berita hoax (tidak benar).

Atas dasar itu, Departemen Komunikasi dan Informasi Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWM) Jawa Timur mengadakan ‘Pelatihan Jurnalis Perempuan’. Dengan harapan agar informasi positif seputar perempuan maupun anak muncul di berbagai Media.

(Baca: Memanfaatkan Sosmed dengan Cerdas dan Bijaksana dan Ternyata, Menulis Berita Butuh Rukun Iman)

”Pelatihan ini bertujuan untuk mencetak jurnalis-jurnalis perempuan yang mampu memberikan informasi positif mengenai perempuan dan mereduksi berita miring yang menjadikan perempuan dan anak sebagai objek,” Ketua PW NA Jatim Ummu Sulaim, di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Jl. Kertomenanggal IV no. 01 Surabaya, Ahad (16/10).

SMA Muhammadiyah 1 Taman

Menurut Sulaim, sebagai Organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang fokus pada penguatan kesejahteraan dan perlindungan perempuan maupun anak, penting bagi Nasyiatul untuk akrab dengan media dan aktivitas jurnalistik,” terangnya.

Baca Juga:  Situs PWMU.CO, Helluk, dan Budaya Tabayun

(Baca juga: Jihad Digital untuk Menebar Kebaikan di Dunia Maya dan  PWMU.CO Harus Jadi Penghulu Kemajuan)

Pelatihan yang mengangkat tema ‘Jurnalis Perempuan untuk Nasyiah Berkemajuan’ itu menghadirkan Arief Santosa sebagai narasumber. Koordinator Liputan (Korlip) Jawa Pos inipun berbagi pengalaman selama menjadi wartawan. Baik pengalaman menulis naskah jurnalistik, mengelola media dan menghidupi sebuah media.

Agar bisa menulis, Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Lembaga Informasi dan Komunikasi (LIK) PWM Jatim  mengungkapkan, perlu memperbanyak membaca untuk memperoleh inspirasi. ”Intinya jangan putus asa untuk bisa menulis dan menuangkan inspirasi,” ujar Arief berkali-kali Arif memberi motivasi peserta.

Baca Juga:  Pelatihan Menulis di SD Musi untuk Perpanjang Umur

(Baca ini juga: Muhammadiyah  Luncurkan Fiqih Jurnalistik dan Memanfaatkan Sosmed dengan Cerdas dan Bijaksana)

Di akhir sesi materi Arief pun berharap, setelah pelatihan para peserta dapat menjadi kontributor bagi pwmu.co yang baru diorbitkan oleh LIK PWM Jatim. Sehingga informasi-informasi mengenai Nasyiah juga dapat terpublikasikan dan dibaca banyak kalangan.

Kegiatan yang termasuk rangkaian pra-Musyawarah Wilayah (Musywil) NA Jatim ini diikuti oleh puluhan peserta perwakilan dari Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) se- Jawa Timur. Bersamaan dengan kegiatan ini, juga diadakan Seminar Calon Pengantin, pertemuan PAUD Dinar se-Jatim, sosialisasi Musywil dan launching buku panduan keluarga Sakinah. (afni/aan)