Categories: Kabar

Antimo Kini Targentikan Antigen

Di RS Abu dan Anal Amanah Sumpiuh (Istimewa/PWMU.CO)

Antimo Kini Tergantikan Antigen, laporan kontributor PWMU.CO Prima Mari Kristanto 

PWMU.CO – Majelis Pelayanan Kesehatan Umat (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan melakukan studi banding ke Rumah Sakit Muhammadiyah Gombong yang berada di wilayah Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. 

Perjalanan diawali dari Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) menuju Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya untuk beralih menggunakan kereta api eksekutif Bima, Ahad (19/12/2021) pukul 17.10 WIB dan dijadwalkan sampai di Stasiun Tugu Yogyakarta pukul 21.10. 

Kereta tiba di Yogyakarta sesuai jadwal, seluruh peserta tour bergegas menuju penginapan untuk beristirahat guna menyiapkan agenda dan tenaga untuk kegiatan hari Senin.

Pengalaman paling berkesan yang juga merepotkan sekaligus pengalaman berharga dalam menggunakan moda transportasi kereta api di masa pandemi Covid-19 ini ternyata pada proses persiapan. Di antaranya wajib menyiapkan hasil swab antigen. 

Sambil berkelakar peserta tour berujar: “Sekarang antimo (obta antimabuk perjalanan) tidak laku, yang laris ternyata antigen.” Kelakar itu langusng disambur gerr oleh lainnya. Kebutuhan ‘antimo zaman now’ berupa antigen sebagian besar dituntaskan oleh pihak RSML sebelum berangkat sehingga tidak menjadi kendala yang berarti. 

Baca sambungan di halaman 2: Kunjungi Tiga Rumah Sakit

Di Masjid Jogokariyah Yogyakarta (Istimewa/PWMU.CO)

Kunjungi Tiga Rumah Sakit

Para anggota MPKU (9 orang) didampingi perwakilan direksi RSML (2 orang) serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (1 orang) dan Pimpiann Daerah Aisyiyah Lamongan (1 orang) berencana melanjutkan perjalanan menuju Gombong dari Yogyakarta menggunakan kendaraan mobil. 

Selain ke RS Muhammadiyah Gombong, agenda lainnya berencana ke RS Muhammadiyah Sruweng juga di Kabupaten Kebumen. RSU Amanah Sumpiuh di Kabupaten Banyumas dan wisata religi ke Masjid Jogokariyan Yogyakarta sebagai agenda berikutnya sebelum kembali ke Lamongan.

Menurut M. Bakri Priyoatmojo, salah satu sesepuh MPKU PDM Lamongan, pemilihan tujuan ke tiga amal usaha kesehatan tersebut untuk belajar dari keunggulan masing-masing. 

Rumah Sakit Gombong memiliki keunggulan pelayanan paliatif dan radioterapi dan kemoterapi pada pasien onkologi. Keunggulan RS Amanah Sumpiuh Banyumas ada pada sistem hospital yaitu bagaimana mengelola potensi sarana kesehatan yang dimiliki Muhammadiyah mulai dari rumah sakit sampai klinik. 

Adapun keunggulan RS PKU Muhammadiyah Sruweng adalah kesungguhan karyawan rumah sakit dalam ikut serta mengembangkan dakwah di tempat tinggalnya. Ditambahkan oleh Sekretaris MPKU PDM Lamongan, Zuhdi Mukromin. 

“Agenda hari kedua juga berencana studi banding ke RS PKU Muhammadiyah Gamping Kabupaten Sleman Yogyakarta belajar tentang Sirima (Sistem Informasi Rumah Sakit Islam Muhammadiyah/Aisyiyah),” terangnya.

Editor Mohammad Nurfatoni

This post was published on Selasa 21 Desember 2021 | 12:10 12:10

Leave a Comment
Share
Published by
Redaksi PWMU.CO

Recent Posts

Jangan Takut Berkata Tidak, Belajar dari Hamka dan Natsir

M. Anwar Djaelani: Jangan Takut Berkata Tidak, Belajar dari Hamka dan Natsir (Sketsa foto Atho'…

Jumat 27 Mei 2022 | 23:04

Digital Creative Communication Jadi Bekal Penguatan Karir Mahasiswa Komunikasi UMM

Pembicara berfoto bersama dengan latar belakang peseta (Istimewa/PWMU.CO) PWMU.CO - Digital Creative Communication Jadi Bekal…

Jumat 27 Mei 2022 | 22:49

Tasyakur Milad Aisyiyah Semarak dengan Tarian Ini

Tampilan Tari Assalamu alaikum, TK ABA 36 PPI. PWMU.CO- Tasyakur Milad  Aisyiyah ke-105 dan Halal…

Jumat 27 Mei 2022 | 22:21

Premium Time Anak Menghafal Quran

74 siswa kelas VI mengikuti ujian terbuka Tahfidh Qur'an Metode Tajdid di Gedung Serbaguna. (Cebeng/PWMU.CO)…

Jumat 27 Mei 2022 | 22:15

Inilah Pejuang Terbaik Ramadhan 1443 SD Muwri

Para pejuang terbaik Ramadhan 1443 H (Magfiratul Azmi/PWMU.CO) Inilah Pejuang Terbaik Ramadhan 1443 SD Muwri,…

Jumat 27 Mei 2022 | 22:13

Jadi Duta Buku Nasional, Ini Rahasia Siswa Smamio

Hj Arumi Bachsin ketua Dekranasda Jatim (kiri), Nabila Eka Agustin saat menerima penghargaan, Arzetti Bilbina…

Jumat 27 Mei 2022 | 22:12