Menghindari Distorsi Informasi, Kepala Sekolah Muhammadiyah Diimbau Baca Peraturan Pendidikan dari Sumber Asli

135
Pasang Iklan Murah
Para pembicara dalam Rapat Koordinasi Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Jawa Timur. (Foto Pahri/pwmu.co)

PWMU.CO – Memasuki tahun ajaran 2017/2018, Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Jawa Timur yang diikuti 1000 lebih peserta dari unsur kepala sekolah/madrasah, Majelis Dikdasmen Kabupaten/Kota, dan Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur.

Rakor menghadirkan Dirjen Dikmen Kemdikbud RI, Hamid Muhammad M Sc PhD. Pria asal Madura ini mengingatkan para kepala sekolah untuk mewujudkan sekolah Muhammadiyah yang maju dan unggul.

iklan

(Baca: Kemendikbud Luncurkan Program PPK: Apapun Namanya, Penguatan Karakter Harus Jalan)

Sekolah maju dan unggul, kata Hamid Muhammad, dimulai dari kemajuan pola pikir kepala sekolah. Kepala sekolah yang unggul akan melahirkan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang unggul. Demikian pula guru yang unggul akan menghasilkan peserta didik yang unggul dan berkemajuan.

Di tengah ramai isu pendidikan mutakhir, Dirjen Dikmen berpesan agar kepala sekolah Muhammadiyah rajin membaca Peraturan Pemerintah (PP) dan Permendikbud dari sumber asli-nya. Bukan dari koran atau pendapat orang.  Belakangan ini marak orang berkomentar di media tentang pendidikan tapi yang bersangkutan belum membaca aturan. “Bahkan Permendikbud saja belum dibuat sudah ramai-ramai menolak,” Hamid mencontohkan.

(Baca juga: NTB Laksanakan Penguatan Pendidikan Karakter Secara Bertahap)

Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur Dra Hj Arbaiyyah Yusuf MA pada closing ceremony menginstruksikan kepada para kepala sekolah/madrasah Muhammadiyah Jawa Timur untuk menyukseskan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan memulai tahun ajaran baru 2017/2018 dengan semangat baru, prestasi baru dan kemajuan baru.

Rakor yang berlangsung Jumat (14/7) mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di Auditorium KH Mansur PWM Jawa Timur ini menarik, mencerahkan, dan berkemajuan. Salam dan tetap semangat. (Pahri)

Peserta rakor berpose bersama usai acara. (Foto Pahri/pwmu.co)