Gandeng Jepang, UMM Perluas Implementasi Lesson Study

54
Pasang Iklan Murah
Penandatanganan nota kesepahaman antara perwakilan UMM dengan perwakilan JICA Japan
Penandatanganan nota kesepahaman antara perwakilan UMM dengan perwakilan JICA Japan

PWMU.CO – `Melanjutkan implementasi model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan atauLesson Study, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Univeristas Muhammadiyah Malang (UMM) berkolaborasi dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) menggelar workshop bertajuk Learning Community for Better Future Educations, Sabtu (22/7).

”Implementasi Lesson Study sebenarnya sudah dilakukan sebelumnya. Di antaranya pada tahun 2011 yaitu SMA Negeri 2 Kota Batu dan SMA Muhammadiyah 3 Kota Batu. Ini merupakan upaya perluasan penerapan Lesson Study,” terang ketua tim Lesson Study Nur Widodo.

iklan

(Baca:6 Unmuh Masuk 22 Kampus Unggul di Jatim: UMM Juara Pertama sejak 10 Tahun Lalu)

Acara ini, lanjutnya, merupakan upaya timbal balik para alumni program Short-term Training on Lesson Study (STOLS) yang diberikan JICA kepada para dosen UMM untuk memperdalam Lesson Study di Jepang selama 1 bulan.

”Ini merupakan komitmen kami sebagai alumni. Meski sumber pendanaan yang didapat sudah berhenti, kami berupaya supaya program ini tidak selesai begitu saja. Sampai saat ini kita berupaya untuk melanjutkan kegiatan tersebut secara mandiri,” ungkapnya.

Ia lalu menejelaskan beberapa materi yang diberikan, di antaranya Collaborative Learning Melalui Lesson Study oleh Nur Widodo. dan materi “Observasi Kelas” padaLesson Study-Learning Community oleh dosen program studi Biologi FKIP UMM Rr. Eko Susetyarini.

Perwakilan dari JICA Widi berharap, setelah mengikuti workshop ini, peserta dapat memahami dan mempratikkan konsep Lesson Study dengan lebih baik di kelas.

(Baca: 10 Tahun Berturut Raih Kampus Terunggul, Saatnya UMM Berkompetisi dengan Kampus Luar Negeri)

”Semoga peserta juga dapat menemukan ide-ide baru sewaktu mengajar. Sehingga selain kemampuan cara mengajar anda dapat meningkat, juga dengan pelatihan dan pengetahuan tersebut, menimbulkan komunitas belajar yang aktif untuk pendidikan yang lebih baik di masa depan,” urainya.

Workshop ini sekaligus dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara FKIP dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Batu. Langkah tersebut dilakukan, dijelaskan Nur Widodo, untuk sosialisasi dan pengimplementasian Lesson Study. Program ini, imbuh Nur Widodo, tengah difokuskan di wilayah Kota Batu.(hum/aan)