Karena Trust, Pembelian Lahan 1,6 Miliar pun Bisa Lunas hanya Lewat Status Facebook

425
Hikmah Press
Fathur Rahman saat menyampaikan materi (foto: habibie/PWMU.CO)

PWMU.CO– Kesuksesan generasi zaman now ditentukan oleh bagaimana masyarakat kita ini memiliki trust (kepercayaan) terhadap kita.

Hal tersebut disampaikan Fathur Rahman, ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Rapat koordinasi Majelis Tabligh PDM Kota Surabaya dengan Takmir Masjid se-Kota Surabaya, Ahad (14/01/18).

Menurut Fathur saat ini kekuatan kita bukan kekuatan komunitas dan kekuatan kelompok, trust umat ini adalah kepada person. “Dai dan mubaligh harus membangun trustnya masing-masing,” ujar Fathur.

Kemudian Fathur memberikan contoh bentuk trust masyarakat.

Baca: https://www.pwmu.co/49263/2018/01/4-kiat-agar-masjid-bisa-jadi-ujung-tombak-dakwah/

Fathur mengungkapkan bahwa Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah berencana membangun Pusat Pendidikan Kaderisasi Mubaligh Muhammadiyah dengan tiga lantai.

“Ada tanah wakaf seluas 970 meter persegi dan akan membebaskan tanah disebelahnya seharga 1,6 M,” terang Fathur dihadapan peserta Rakor.

Baca Juga:  Jadi Mubaligh Harus Kreatif

“Singkat cerita, saya taruh foto plan bangunan tersebut di Facebook saya, kemudian ada jamaah yang respon tentang foto tersebut,” lanjutnya.

“Dia tanya, ustadz foto bangunan tersebut mau buat apa? saya jawab, foto itu rencana mau bangun Pusat Pendidikan Kaderisasi Mubaligh Muhammadiyah,” lanjut Fathur.

“Apa sudah ada tanahnya? tanya ibu itu lagi. Saya jawab, kita sudah punya tanah seluas 970 Meter persegi tapi masih kurang. Disebelahnya ada tanah kosong yang akan saya beli seharga 1,6 M.,” lanjut Fathur.

Baca juga:  https://www.pwmu.co/48963/2018/01/panen-hibah-rumah-ada-yang-dari-warga-non-muhammadiyah-ada-yang-hibahkan-satu-satunya-rumah/

Fathur mengisahkan selanjutnya ibu tersebut meminta diantar ke lahan yang akan dijadikan Pusat Pendidikan Kaderisasi Mubaligh Muhammadiyah.

Sesampainya di lokasi Fathur menjelaskan kembali plan bangunan tersebut, kemudian si ibu tanya lagi “Ustadz, saya boleh tidak dijamin?” jaminan apa bu? tanya saya. “Saya minta kepada ustadz agar tidak ada yang membayar tanah itu, saya bayar sendiri sebesar 1,6 Milyar,” cerita Fathur Rahman.

Baca Juga:  Di Rapimwil PWPM Jatim, Dahnil Kritik Politik Egoistik

“Kalau Muhammadiyah sebagai sebuah jamaah, sebagai sebuah institusi Insya Allah trust umat ini sangat kuat,” tutupnya. (habibie)

Tinggalkan Balasan