Aisyiyah Nasihati Puti Guntur Soekarno dengan Anekdot “Beda Pil KB dengan Pil-kada”

315
Hikmah Press
Puti Guntur Soekarno(kedua dari kanan)  menerima cinderamata dari Siti Dalillah Candrawati. (Aan/PWMU.CO)

PWMU.CO – Menjadi seorang pemimpin haruslah bisa menjaga amanah dengan baik, dan senantiasa bisa memegang teguh komitmen yang telah dibuatnya.

Wejangan itu disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur Siti Dalillah Candrawati saat menerima silaturrahmi calon wakil gubernur (cawagub) Jatim Puti Guntur Soekarno di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Jumat (16/3/18).

iklan

“Bisa menjaga amanah dan komitmen itu penting. Karena itu memang harus dipenggang baik-baik. Setiap amanah pasti akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah Swt. Jika bisa amanah akan jadi bekal di akhirat kelak,” tutur wanita yang akrab disapa Bu Candra ini.

Dia mengingatkan pada calon wakil gubernur dengan nomor urut 2 ini dengan memakai istilah yang cukup populer di masyarakat. Yakni, beda antara pil KB dengan Pil-kada (pemilu kepala daerah). Jika istri lupa meminum pil KB, maka kemungkinan besar akan jadi (anak). Sedangkan kalau Pil-kada, seseorang setelah jadi (terpilih), maka akan mudah sekali lupa.

“Kami berharap tidak begitu karena menjadi pemimpin ini bagian dari amanah. Harus berkomitmen dan berintegritas. Jangan mudah lupa,” ingatnya.

Bu Candra menegaskan, sebagai organisasi keagamaan yang bergerak di ranah sosial kemasyarakatan, Aisyiyah tidak terlibat dukung mendukung pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jatim pada kontestasi Pilgub Jatim 2018 ini.

“Soal pilihan kami serahkan ke warga Aisyiyah yang sudah cerdas-cerdas untuk memilih calon yang dinilai klik dengan Aisyiyah. Tidak ada istilah menyatakan mendukung,” tegasnya.

Bu Candra pun menyambut baik adanya agenda silaturrahmi ini. Ia berharap silaturrahmi ini bisa terus dibangun dan diperkuat lagi. “Kita ini sudah taaruf. Setelahnya kita akan saling membantu, dan tolong-menolong dalam kebaikan, serta takabul,” tandasnya. (Aan).