Politik Itu Ada Pamrih, Mengurus Muhammadiyah Butuh Ikhlas

202
Hikmah Press

 

Izzudin/pwmu.co
MURSIDI

PWMU.CO – Mengelola politik itu harus sehat, baik mengelola sumberdaya manusia dan sistem politik, termasuk isunya. Jika tidak bisa, akan kacau dan tidak bermanfaat.

iklan

Hal tersebut disampaikan oleh Dr Mursidi, ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang, saat memberikan sambutan diacara pelatihan penguatan Ideologi Politik dan Organisasi (Ideopolitor), Sabtu (17/3/2018) pagi di Aula SMK MUTU Gondanglegi Malang.

Kegiatan ini diikuti oleh 200 lebih peserta dari unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), dan Ortom tingkat Cabang, Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, IPM, Tapak Suci, HW.

“Mengelola politik itu ada pamrihnya, tapi mengelola Ormas Islam seperti Muhammadiyah ini tidak ada pamrihnya,” ujarnya di hadapan peserta.

Baca Juga:  Muhammadiyah Tidak Boleh Canggung di Tahun Politik

Jadi jika ada orang yang mengatasnamakan partai politik yang memberikan sesuatu, kata dia, jangan dianggap gratisan. Itu pamrih tapi ada maunya.

“Beda dengan Muhammadiyah, jika orang berbuat sesuatu untuk Muhammadiyah itu tanpa pamrih, tulus ikhlas, karena ridlo Allah,” tuturnya.

Mengelola politik dan mengelola Muhammadiyah sangat beda oleh karenanya jangan dicampur aduk. Saat mengelola politik harus sehat, dan mengelola Muhammadiyah harus lebih sehat.

“Jika dikelola dengan sehat, organisasi apapun pasti siap melaksanakan kegiatan termasuk kegiatan Muhammadiyah,” pesan Mursidi.

“Begitupun dalam mengelola AUM juga harus sehat, ” katanya. (izzudin)