Tirulah Kiai Ahmad Dahlan yang Kreatif Membuat Model Sekolah

55
Hikmah Press
ELA/pwmu.co
Workshop Majelis Pendidikan Kader PDM Gresik membahas kreativitas.

PWMU.CO-Kader Muhammadiyah bisa meniru sosok KH Ahmad Dahlan yang berpikir kreatif mengombinasikan model sekolah Belanda dengan pesantren. Meskipun awalnya ada yang mencemooh, akhirnya sekarang model itu banyak ditiru lembaga pendidikan Islam.

Hal itu disampaikan Faizin Karimi, pemateri Workshop Basic Creative Thinking yang digelar Majelis Pendidikan Kader PDM Gresik di RM Pring Gading, Sabtu (17/03/18). ”Dunia berubah dengan cepat. Karena itu, kita sebagai aktivis harus kreatif,” ujar Faizin.

iklan

Dalam kehidupan sehari-hari, ujar dia, kreativitas bisa menciptakan peluang-peluang bisnis baru. Faizin mencontohkan, Nadiem Makarim, pendiri Gojek. Dia melihat kurangnya sektor-sektor informal seperti tukang ojek, taxi, tukang pijat dan sejenisnya belum terwadahi dengan baik. Akhirnya, dia menciptakan peluang baru sistem aplikasi Online Gojek. Lahirlah pengusaha ojek yang sukses.

Baca Juga:  Inilah Kisah Militansi Jihad KH Ahmad Dahlan

Proses kreatif, sambung dia, seseorang bisa memperoleh dengan cara memperbanyak membaca buku dan berdiskusi. ”Banyaklah membaca buku dan berdiskusi agar kita bisa memiliki banyak perspektif berbeda,” jelasnya.

Metode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi), kata dia, bisa dijadikan strategi untuk melahirkan ide-ide kreatif. ”Lihatlah sekolah Barat dan pesantren, lantas ditiru dan dimodifikasi untuk menciptakan sekolah yang lebih bagus,” tuturnya.

Puluhan peserta menyimak acara workshop ini dengan serius. Para peserta melontarkan pendapat dan pertanyaan kepada pemateri sehingga terjadi dialog yang mendalam. Mereka juga bersemangat mengisi Kellog Test of Creativity, sebuah tes kreativitas yang digunakan oleh Kellog North Western.

Ketua MPK Gresik, Almuslimun mengharapkan, adanya solusi konkrit dalam proses perkaderan di Gresik dengan adanya solusi kreatif dan ide kreatif untuk meningkatkan sinergi . ”Kreativitas dan inovasi peserta juga diimplentasikan dalam proses perkaderan yang efektif dan efisien,” sambung Muslimun.

Baca Juga:  Inilah Kisah Militansi Jihad KH Ahmad Dahlan

Workshop ini diikuti terbatas hanya 40 peserta yang terdiri dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah, MPK Cabang, dan perwakilan PC IMM Gresik. Turut hadir pula sebagai motivator yakni Tim Training Creative MPK PDM Gresik. (ELA)