Muhammadiyah Harus Cari Terobosan Pemberdayaan Petani, Nelayan, hingga Buruh

59
Hikmah Press
Haedar Nashir (dua dari kanan) saat Rakornas dan Rembug Tani Berkemajuan. (Emde/PWMU.CO)

PWMU.CO – Muhammadiyah akan selalu memperbaiki model-model pemberdayaan masyarakat. Hal ini disampaikan Dr Haedar Nashir dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Rembug Tani Berkemajuan yang digagas Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah, Sabtu (17/3/18).

“Saya ingin daya jelajah MPM makin berkembang. Daya jelajah ini penting karena keberadaan MPM telah dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” tegasnya.

iklan

Dia melanjutkan, visi pengembangan MPM 2015-2020 yaitu berkembangnya fungsi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan buruh, tani, nelayan, dan kelompok dhuafa-mustadhafin sebagai pilar strategis gerakan Muhammadiyah diperkuat.

“Penting bagi Muhammadiyah untuk terus membuat berbagai terobosan dalam mengembangkan fungsi pemberdayaan ini,” tuturnya di hadapan peserta antara lain para komunitas petani, nelayan, dan penyandang cacat serta Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Ketua dan Sekretaris MPM se-Indonesia. (Emde)