Kokoh Dwi Putra, Pimpin IMM “Restorasi”

223
Hikmah Press
Kokoh Dwi Putra (kiri) saat serah terima jabatan dari M. Nadzir (foto: nam/pwmu.co)

PWMU.CO – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat “Restorasi” Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang memilih Kokoh Dwi Putra menjadi ketua umum yang baru untuk periode kepemimpinan 2018-2019. Pria asal Banjarmasin itu terpilih melalui Musyawarah Komisariat (Musykom) yang diselenggarakan di Balai Diklat Tlekung-Batu pada Sabtu-Senin (17-19/3).

Pada Musykom IMM “Restorasi” yang bertajuk “Urgensi Transformasi Kepemimpinan demi Terwujudnya Ikatan yang Berkemajuan”, pemilihan ketua umum tidak didasarkan pada suara terbanyak, tapi melalui rapat formatur. Tercatat jumlah total peserta yang hadir sebanyak 56 kader. Setiap peserta memilih 7 nama calon formatur secara tertutup. Kemudian, panitia pemilihan membacakan satu per satu pilihan peserta tersebut. Di akhir, didapatkan keseluruhan nama yang terpilih sebanyak 7 nama calon formatur yang terdiri dari Yahya Nailul (44 suara), Ramavinto (40), Kokoh Dwi Putra (34), Muhammad Fauzan (28), Idham Khalid (26), M. Alif (24) dan Siti Hajar (18).

Baca Juga:  Nuansa Hijau Hiasi Green School Festival di SD Muhammadiyah 4 Malang
iklan

Meski Kokoh tidak mendapat suara terbanyak, namun karena pada rapat formatur terpilih dia ditunjuk untuk menduduki posisi ketua umum, maka pria berusia 20 tahun itu bisa menjadi nahkoda IMM “Restorasi” untuk satu tahun ke depan. Kokoh terpilih menggantikan ketua umum sebelumnya, Muhammad Nazir Idrus.

Dalam sambutannya, pria milenial yang mengambil kuliah jurusan Psikologi itu berharap supaya IMM bisa melakukan pergerakan yang lebih progresif dengan mengarustutamakan aktivisme intelektual. “Para kader IMM ‘Restorasi’ harus meningkatkan kualitas keilmuan dan penguatan ideologi gerakan agar bisa menjadi teladan bagi organisasi-organisasi lain, khususnya di tingkat mahasiswa,” kata Kokoh, dalam pernyataan yang dikirimkan ke PWMU.co, Senin (19/3).

Baca Juga:  Lazismu Kota Malang Targetkan Himpun ZIS Rp 3,2 M

Untuk meningkatkan kompetensi, tambah Kokoh yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Media dan Komunikasi, semua kader komisariatperlu menjaga semangat ber-IMM, karena di organisasi ini banyak pengalaman yang bisa didapatkan, mulai dari pengetahuan, jaringan, hingga keterampilan berorganisasi.

Musykom IMM ini ditutup dengan sambutan dari Sekretaris Umum IMM Malang Raya Nur Alim. Pada pidatonya, Nur Alim menyampaikan tiga hal penting yang perlu dimiliki oleh jajaran pengurus IMM di tingkat komisariat di antaranya meliputi pentingnya memiliki wawasan keorganisasian, kedewasaan dalam menyikapi konflik organisasi, dan komunikasi yang baik antar pengurus. (nam/nafi’)