Ber-HP Ria Kerjakan Soal Ujian sambil Dengar Musik via Earphone

200
Hikmah Press
Siswa SMA Muhammadiyah 10 Surabaya sedang mengerjakan Ujian Tengah Semester melalui HP (foto: aan/pwmu.co)

PWMU.CO – Kemajuan teknologi dimanfaatkan dengan baik oleh Sekolah Keberbakatan SMA Muhammadiyah 10 (SMAM-X) Surabaya untuk menunjang aktifitas pembelajaran di sekolah. Salah satunya dengan menghadirkan model ujian berbasis e-learning.

SMA Muhammadiyah di Jalan Genteng Muhammadiyah 45 Surabaya ini untuk pertama kalinya menerapkan ujian tengah sementer (UTS) berbasis e-learning, Senin (19/3/2013).

iklan

Siswa kelas 10 -11 SMAM-X Surabaya tampak antusias dan semangat mengerjakan soal UTS menggunakan handphone berbasis android, IOS maupun dengan laptop miliknya. “Simpel, mudah dan nggak ribet karena ujian tidak lagi memakai bolpoint dan tidak harus mencoret kertas ujian. Kita hanya butuh HP,” kesan Muhammad Satya, siswa kelas 10 SMAM X Surabaya.

Baca Juga:  RS Muhammadiyah Surabaya Siap Jadi Rujukan BPJS

Setya mengaku senang bisa mengikuti UTS berbasis e-learning ini. Sebab, dirinya bisa mengerjakan soal ujian sambil mendengarkan lagu kesukaannya.

“Saya tadi mengerjakan soal sambil dengar musik mas. Jadi tambah mood saya. Tapi saya tetap mengerjakan soal sesuai atau murni hasil dari belajar saya,” ungkap siswa yang tergabung dalam Komunitas Musik Brass Band ini.

Pengembang Sistem Ujian Berbasis e-learning Bima S. Bhaskoro menambahkan, aplikasi untuk ujian e-learning ini murni dikembangkan sendiri oleh SMAM-X Surabaya.”Semua mata mata pelajaran ada dalaiujian e-learning ini.

Sementara itu, Kepala SMAM-X Surabaya Ir Sudarusman mengungkapkan, model pembelajaran maupun ujian berbasis e-learning ini dimaksudkan mengurangi penggunaan kertas.

Selain itu, penerapan ujian e-learning ini juga dimaksudkan untuk mengoptimalkan fungsi handphone yang masih dianggap masih mudlorot saat digunakan siswa.

Baca Juga:  Terinspirasi al-Qur’an, Dosen Kimia ITS Ini Teliti Bahan Obat Herbal

“Ini merupakan kerangka maju dalam percepatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karenanya kami akan terus melakukan evaluasi untuk penyempurnaan model pembelajaran e-learning yang tidak lain adalah hal baru,” tandasnya.(Aan)