Jangan Anggap Remeh Masalah Penyakit Menular

70
Hikmah Press
Petugas Puskesmas Gatot Sutikno, A. Ma.kep memaparkan tentang penyakit menular (foto: Ani/pwmu.co)

PWMU.CO-Pengetahuan tentang kesehatan khususnya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular ternyata dianggap tidak penting bagi banyak orang. Tidak semua orang peduli dan terkadang masih  menganggap masalah sepele. Majelis Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup Aisyiyah Cabang Wringinanom pun prihatin dan menggelar kajian dengan menghadirkan Dinas Kesehatan dari Puskesmas guna mensosialisasikan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular.

Kegiatan digelar dengan memanfaatkan kajian rutin bulanan di pekan ketiga, Ahad (18/3/2018).  Kajian rutin ini meruakan kegiatan yang diadakan dengan cara bergilir dari ranting ke ranting. Bersinergi dengan Nasyiyatul Aisyiyah Ranting Panggang, kegiatan dilakukan di Masjid Al Mu’minun. “Kesempatan ini kita manfaatkan untuk bertanya dengan tim kesehatan tanpa antrian dan tanpa biaya (gratis),” aku Ketua Ta’mir Masjid Al Mu’minun, Sukandar.

iklan

Wakil dari Pimpinan Cabang (PC) Aisyiyah Desi Jariani dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kesehatan terkait penyakit menular. “Kita harapkan nantinya bisa lebih berhati-hati dalam penanganan,” ucap Desi Jariani.

Petugas dari Puskesmas Gatot Sutikno, A. Ma.kep memaparkan tentang penyakit menular yang meliputi TBC, kusta, dan DBD. “Semua penyakit menular ada obatnya. Yang penting kita mau berikhtiar dengan pengobatan rutin dan selalu menjaga kesehatan sudah beribu ribu orang yang pernah saya tangani,” tutur Gatot Sutikno yang telah mengabdi di Puskesmas Wringinanom selama 22 tahun ini.

Dalam sesi tanya jawab, jama’ah kajian diberi kesempatan bertanya tidak hanya pada masalah penyakit menular semata tapi juga bisa tentang kesehatan dan penyakit lainnya. Dengan antusias, Nur Hasanah mendengarkan paparan dan akhirnya bertanya tentang kesehatan dan penyakit yang pernah diderita anaknya “Alhamdulillah kita bisa berkonsultasi tentang kesehatan dan akhirnya saya dapat pengetahuan tentang penyebab penyakit menular,” ucap Nur Hasanah.

Kajian yang dihadiri kurang lebih 100 ibu-ibu ini diakhiri dengan pembagian doorprize. Hadiah diberikan pada jamaah yang bisa menjawab pertanyaan. Pertanyaan diberikan dan perwakilan PC Aisyiyah. “Saya sangat senang karena dapat menjawab pertanyaan seputar penyakit menular dan akhirnya dapat doorprize, meskipun nilainya tidak seberapa. Tetapi yang membuat saya senang bisa menghadiri kajian ini,” ungkap Kusmiani, salah satu jamaah yang mendapat dooprize. Semangat dan semoga kita bisa bertemu kembali pada kajian berikutnya.(Ani)