Dari Turba Akhirnya Berdiri Sekolah Tahfidz PCM Kenjeran

81
Hikmah Press

 

habibie/pwmu.co
Ketua PCM Kenjeran M Rofiq Munawi, M.PdI (kanan) memberikan SK Ranting Bulak Banteng Wetan kepada Syamsum Aly, MA.

PWMU.CO – Gerakan turun ke bawah (Turba) adalah salah satu sarana koordinasi dan konsolidasi efektif antara Pimpinan Cabang Muhammaiyah (PCM) dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), ini juga yang dilakukan PCM Kenjeran yang Turba ke PRM se-Cabang Kenjeran.

iklan

Turba yang dilakukan PCM Kenjeran kali ini adalah mengunjungi PRM Bulak Banteng Wetan yang dipusatkan di masjid Al Mukminun di Jalan Bulak Banteng Wetan XIV/3 Kenjeran, Surabaya, Kamis (22/03/18).

Ketua PCM Kenjeran, M Rofiq Munawi, M.PdI, mengatakan kegiatan Turba dalam rangka konsolidasi dan silaturrahim ini diharapkan bisa membawa kemajuan, kebaikan, kebersamaan, dan kekuatan untuk membesarkan persyarikatan Muhammadiyah terutama Muhammadiyah di Pimpinan Cabang Kenjeran.

Baca Juga:  Gerakan Tanam 100 Ribu Kelapa oleh Panti Asuhan Dicanangkan di Kediri

Menurut Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammdiyah ( PCM ) Kenjeran Surabaya, Ali Fauzi Turba di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kenjeran Surabaya ini adalah turba yang kelima setelah sebelumnya turba ke PRM Sidotopo Wetan, PRM Tanah Kali Kedinding, PRM Tambak Wedi, dan PRM Bulak Banteng.

Manfaat dari Turba ini sendiri akhirnya bisa mendeteksi apa saja yang harus dilakukan agar ke depannya semua amal usaha Muhammadiyah bisa berjalan dengan baik.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kenjeran, Katam Susanto menyampaikan dari hasil Turba ini pihaknya akhirnya mengakui tidak boleh teledor lagi dalam membina remaja-remaja yang ada di masjid, ranting PCM Kenjeran ini, oleh karena itu dalam waktu dekat PCM Kenjeran akan membangun sekolah Tahfidzul Qur’an, dengan target setiap siswa selama 6 tahun sudah hafal 30 juz.

Baca Juga:  Muhammadiyah - Pemerintah Harus Sinergi

“Sekarang ini, kami sedang melakukan orientasi, study banding. Ini bisa terwujud apabila kita semua menginginkan pendidikan itu ada, maka perlu sinergi antara majelis Dikdasmen, Kader dan Tabligh.” ujarnya

Sementara itu, ketua Majelis Ekonomi PCM Kenjeran Hafidz Ritauddin menyampaikan bahwa untuk menopang impian atau mewujudkan impian tersebut perlu juga sinergi dalam bidang ekonomi sehingga keuntungan dari transaksi ekonomi tersebut bisa di akomodasikan ke pembangunan atau sarana prasarana pendidikan yang ada di PCM Kenjeran

“Setelah beberapa bulan terahir ini kami keliling ke MI Muhammadiyah 25 dan SMP Muhammadiyah 15 dalam rangka menjajaki kerjasama, memang terdapat persaingan bisnis yang sangat kuat. Kami butuh motivasi, koordinasi, bantuan nyata untuk mempercepat pergerakan ekonomi di Kenjeran ini.” paparnya

Baca Juga:  Peneliti Balai Bahasa Siap Bantu Kegiatan Pembelajaran di SDM 7 Jagir

Wakil Ketua Bidang ekonomi PCM Kenjeran, Widadi Isnaini menyampaikan bahwa Pimpinan Cabang akan membantu majelis ekonomi dalam membesarkan usahanya.

“Kita harus semangat, sinergi dengan pihak sekolah ataupun dengan pihak terkait, walupun awalnya tertatih-tatih tapi kalau kita tetap istiqomah maka hasilnya akan luar biasa, kita tidak boleh putus asa.” ujarnya. (habibie)