Kembangkan Karesidenan Madiun, IPM Konsolidasi di Benteng Pendem

61
Hikmah Press
Ketua Bidang Organisasi PW IPM Jatim, Muhammad Manu membriefing para pengurus IPM sebelum diskusi (foto: Ana Retno Mutia/pwmu.co)

PWMU.CO-Diskusi tidak melulu di dalam ruangan, tetapi bisa dilakukan di manapun. Itulah yang diperlihatkan Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jatim dalam acara Silaturahim Daerah se Karesidenan Madiun yang dipusatkan di Kabupaten Ngawi, Ahad (25/03). Kegiatan penguatan organisasi tersebut digelar di lokasi Benteng Pendem, Ngawi

“Konsolidasi perlu dilakukan dengan cara kreatif dan inovatif, tidak melulu di tempat tertutup,” tegas Ketua Bidang Organisasi PW IPM Jatim, Muhammad Manu.

iklan

Diskusi sekaligus konsolidasi dilakukan dengan membahas mengenai perkembangan masing-masing daerah sebagai topik utama. Perwakilan dari Kabupaten Madiun, Darmawan Ilham lebih dulu menyampaikan laporan perkembangan organisasi daerahnya. “Kami memiliki tiga ranting dan masih akan membentuk cabang,” ungkap Darmawan melaporkan.

Baca Juga:  IPM Jatim Dukung Moratorium Ujian Nasional

Hal hampir sama juga disampaikan Hari, dari perwakilan Kota Madiun. Menurut Hari, IPM Kota Madiun memiliki empat ranting dan akan membentuk cabang baru serta memasifkan perkaderan. “Selain itu kami punya komunitas srawung ceria, lentera, dan komunitas literasi,”  tutur dia.

Jajaran pengurus IPM se-karisidenan Madiun foto bersama setelah melakukan rapat maraton di Benteng Pendem, Ngawi

Sementara itu, wakil dari Kabupaten Magetan, Suryana Riski Ramadani menyampaikan bahwa daerahnya juga memiliki dua ranting. Rencananya, lanjut dia, pihaknya juga akan membentuk cabang baru. “Itu rencana kami. Dan agenda kami terdekat adalah kegiatan safari Ramadhan,” ucap dia.

Misdar bin Haji Miri  dari Kabupaten Ngawi selaku tuan rumah menyampaikan daerahnya saat ini sudah memiliki 12 ranting dan 3 cabang. Komunitas yang sudah berjalan adalah literasi. “Kalau daerah kami sudah memiliki 13 cabang, juga punya komunitas literasi dan gerakan pelajar mengajar Qolamul Qur’an,” timpal dari perwakilan Kabupaten Ponorogo, Riza.

Baca Juga:  30,3 % Perempuan, 3 Kader Jatim Lolos Calon Tetap Formatur PP IPM

Setelah penyampaian perkembangan masing-masing daerah, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Suasana keakraban terlihat sekali dan diharapkan suasana tersebut mampu mengeratkan persaudaraan antar Pimpinan Daerah. “Pada intinya persaudaraan dalam ikatan ini bisa terjalin” ungkap Ketua Bidang Organisasi PW IPM Jawa Timur, Muhammad Manu sebagai fasilitator diskusi. Ia berharap kegiatan pimpinan daerah IPM se Karisedan Madiun bisa bergerak di dalam memperjuangkan keberlangsungan kehidupan organisasi di daerahnya masing-masing. (Ana Retno Mutia)