Di Balik Sukses Tapak Suci SDMM: Berangkatkan 7 Pesilat, Semua Pulang Membawa Medali

172
Hikmah Press
Tujuh pesilat Tapak Suci SDMM yang berhasil meraih medali. Dari kiri (berdiri) Riffat, Aufi, Fathir dan Raihan. Dari kiri (jongkok) Nayla, Naura, dan Jasmine (ZAW/PWMU.CO)

PWMU.CO – ‘Gali Potensi Raih Prestasi’ terbukti bukan jargon semata bagi SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik. Seperti dibuktikan para siswa-siswi dalam “Yogyakarta Championship Ke-3 Tahun 2018”, yang berlangsung di Kota Gudeg Yogyakarta, 27-28 Maret 2018.

Tujuh pesilat Tapak Suci yang diberangkatkan dengan Kereta Sancaka dari Surabaya, Senin (26/3/18), ternyata semuanya pulang membawa medali.

iklan

Prestasi itu tak lepas dari pembinaan Tapak Suci di SDMM. “Latihan jurus untuk adu sabung memang harus sering biar paham strategi ketika menghadapi lawan,” ujar Fauzuddin Zulhaq Ilmawan, AMd, Pembina Tapak Suci SD Muhammadiyah Manyar Gresik, kepada PWMU.CO, Kamis (28/2/18).

Fani—panggilan akrabnya—begitu getol dalam memberi porsi latihan kepada anak-anak calon pendekar itu. Dia menamakan porsi latihannya dengan “speed and power”.

Baca Juga:  Ingin Bantu Teman di Panti, Siswa Ini Mulai Kumpulkan Laba dari Jualan

“Siswa-siswi yang mengikuti ekstra Tapak Suci menjalani proses mulai dari seleksi yang ketat hingga latihan satu bulan lebih,” tutur dia sambil menjelaskan bahwa materi latihan lainnya juga diberikan seperti teknik menghindar dengan kombinasi serangan.

“Mengasah mental dengan belajar fokus dan pantang menyerah, sebagai salah satu materi penting,” ungkap Fani. Itu semua, tambahnya, diberikan karena persaingan yang ketat. Tidak hanya bersaing sesama perguruan Tapak Suci tetapi juga akan menghadapi lawan dari berbagai perguruan pencak silat lainnya.

“Ada lebih dari 3000 peserta dari seluruh Indonesia, dari berbagai perguruan pencak silat seperti Nur Hariyas, Persatuan Setia Hati, Pagar Nusa dan lain-lain,” ujarnya bersemangat.

Baca Juga:  Guru SDMM Ikuti Pelatihan Hapalan Alquran tanpa Menghapal

Dari latihan yang intensif inilah siswa-siswa SDMM berhasil meraih prestasi yang membanggakan sekolah, juga perguruan Tapak Suci sebagai perguruan yang tidak bisa dianggap remeh.

Berikut tujuh medali yang berhasil diraih siswa-siswi SDMM

1. Naura Nafeeza Azka (Kelas III Andalusia), meraih medali perak untuk kategori Tanding Usia Dini 8 Tahun.

2. Nayla Amalia (Kelas III Cordova), meraih medali perunggu untuk kategori Tanding Usia Dini 9 Tahun.

3. Nafis Aufi Hasan (Kelas III Cordova), meraih medali perunggu untuk kategori Tanding Usia Dini 9 Tahun.

4. M. Fathir Rizuqal Siswanto (Kelas IV Safir), meraih medali perak untuk kategori Tanding Usia Dini 9 Tahun.

5. Riffat (Kelas V Neptunus), meraih medali perunggu untuk kategori Tanding Usia Dini 11 Tahun.

Baca Juga:  Lolos Olimpiade Matematika dan Sains, Tiga Siswa Ini Hadapi Final di IPB Bogor

6. Raihan Wijaya (Kelas V Saturnus), meraih medali perak untuk kategori Tanding Usia Dini 11 Tahun.

7. Jasmine (Kelas V Neptunus), mendapatkan medali perak untuk kategori Tanding Usia Dini 11 Tahun.

Selamat! Ini kado terindah untuk Milad Ke-14 SDMM. (ZAW)