Sekolah Muhammadiyah Harus Mutakhirkan Dapodik dan EMIS

59
Hikmah Press
Dr Lina Listiana (kiri) memberikan penjelasan tentang pemutakhiran data yang harus dilakukan semua sekolah Muhammadiyah. (aan/pwmu.co)

PWMU.CO – Salah satu prasyarat yang harus dipenuhi lembaga pendidikan agar bisa memperoleh nilai akreditasi yang memuaskan pada akreditasi tahun 2018 ini adalah melakukan poses pemutakhiran data.

Informasi itu disampaikan oleh Ketua Divisi Jaringan Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr Lina Listiana dalam acara Bedah Akreditasi tahun 2018 yang dihelat Majelis Dikdasmen PWM Jatim di Aula Mas Mansur Kantor PWM Jatim, Rabu (28/3/2018).

iklan

Lina mengatakan, data yang harus dimutakhirkan oleh sekolah yang berada di bawah naungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) adalah data pokok pendidikan atau disingkat Dapodik.

Sedangkan, data yang harus dimutakhirkan oleh madrasah yang berada di bawah naungan Kementrian Agama (Kemanag) adalah data EMIS (Education Management Information System).

Baca Juga:  Kesalahpahaman pada Muhammadiyah (1): Dituduh Kenyang di Era Orde Baru

“Intinya, akreditasi pada lembaga pendidikan dinilai sesuai dengan Dapodik untuk sekolah Kemendikbud. Kalau untuk madrasah dinilai berdasarkan atau sesuai denga data EMIS,” terangnya di hadapan ratusan peserta.

Maka dari itu, lanjut Lina, data yang terinput dalam Dapodik ataupun EMIS haruslah yang terbaru atau termuthakir dan harus juga sesuai dengan fakta.

“Jangan sampai asal menginput data alias mengada ada. Bisa fatal saat proses visitasi asesor dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah Madrasah (BAN SM) nanti,” Lina mengingatkan.

Ia menegaskan, pemutakhiran data yang terinput ke dalam Dapodik ataupun ke EMIS ini juga harus sesuai dengan kondisi saat visitasi agar hasil akreditasi sekolah atau madrasah bisa sesuai dengan yang diharapkan.

Baca Juga:  Darul Arqom untuk Calon Santri Panti Pesantren Mandiri Mahasiswa Muhammadiyah

“Penting dicatat adalah data yang terimput dalam Dapodik ataupun EMIS harus sesuai. Jangan sampai ada data yang teriput tapi faktanya tidak ada. Atau sebaliknya, tidak dinput tapi ada. Itu akan mengurangi poin,” ungkapnya.

Lina pun berharap, sekolah ataupun madrasah Muhammadiyah segera memutakhirkan Dapodik atau ESIM sebelum mendaftar online untuk akreditasi tahun 2018. “Segera mutakhirkan data sebelum pendaftaran akreditasi online ditutup pada tanggal 30 Maret 2018,” pungkasnya. (aan)