Remaja Punya Zamannya Sendiri, Ini Kata Psikolog untuk Antar Perkembangannya

86
Hikmah Press
Seorang peserta seminar (kiri) sedang ‘curhat’ pada Anisa Cahya Ningrum. (Waviq/PWMU.CO)

PWMU.CO – Remaja memiliki zamannya sendiri. Juga minat, bakat, dan passion-nya. Salah satu cara orangtua dan guru memahami remaja di antaranya dengan selalu hadir ketika dibutuhkan, memberi apresiasi atas usaha yang dilakukan, dan menjadi contoh cara berinteraksi dengan orang lain.

Demikian yang disampaikan oleh psikolog Anisa Cahya Ningrum pada seminar perkembangan remaja yang digelar oleh Tim Sinergi Psikologi Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Sabtu (31/03/18).

iklan

Menurut dia, ada enam aspek perkembangan remaja, yang harus diperhatikan orangtua dan guru, yaitu: psiko seksual, fisik, kognitif, emosi, sosial, dan moral.

“Pada zaman dahulu, pemahaman psiko seksual masih dianggap tabu. Padahal kita sebagai orangtua harus memberikan pemahaman kepada anak remaja tentang pendidikan seksual, di antaranya dengan menanamkan budaya malu, mengajarkan privasi, dan mengenalkan kondisi darurat dan cara menghadapinya,” urainya di hadapan 90 orang peserta yang terdiri dari tamu undangan, Majelis Dikdasmen PCM GKB, Guru SMP Muhammadiyah 12 GKB, dan Guru SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Peserta terlihat sangat antusias mengikuti seminar yang mengusung tema “How To Understand Your Teenager”. Bahkan sesi seminar seolah berubah menjadi ajang curhat guru-guru yang setiap harinya berinteraksi dengan para siswa usia remaja itu.

Ketua Tim Sinergi Psikologi Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Ika Familasari  mengatakan, tema tersebut dipilih karena guru setiap hari berinteraksi dengan anak-anak remaja.

“Perbedaan zaman dan teknologi turut mewarnai perkembangan psikologi remaja, sehingga guru mampu menggali potensi siswa lebih dalam,” jelasnya.

Tim Psikologi Sinergi terdiri dari guru BP/BK SD Muhammadiyah GKB 1, SD Muhammadiyah GKB 2, SMP Muhammadiyah 12 GKB, dan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB Nanang Sutedja SE MM menyatakan, seminar ini merupakan upaya untuk memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan. “Dan bersinergi sehingga dapat memajukan sekolah Muhammadiyah,” ujarnya. (Waviq)