Di Sela Kesibukan, Guru Al Islam Ini Menulis Buku Kisah Teladan

95
Hikmah Press
Ichwan Arif/pwmu.co
Machfudz Asyrofi dan bukunya.

PWMU.CO-Bagi Drs Machfudz Asyrofi MSi, buku perdana yang berjudul Percikan Hikmah Kehidupan, Membangun Jiwa Berkarakter melalui Kisah-Kisah Teladan memiliki arti tersendiri. Buku yang diterbitkan bulan Maret 2018  ini merupakan antologi cerita yang pernah dia dapat ketika masa kanak-kanan dari pengajian bakda Ashar pada bulan Ramadlan.

Machfudz memiliki keinginan kuat untuk mengumpulkan kembali dalam bentuk tulisan di buku sehingga kisah-kisah tersebut bisa dinikmati pembaca. Kisah-kisah yang memiliki kekuatan hikmah dan nilai pesan untuk kehidupan bermasyarakat.

iklan

“Kisah-kisah itu memiliki nilai yang luar biasa, bukan sekadar kisah, tetapi nilai positif yang terkandung mampu membangun karakter terbaik, karakter Islami,” papar guru yang mengajar Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. “Nilai karakter sempurna itulah niat utama untuk menuturkan kembali dalam bentuk buku, semoga bisa menginspirasi pembaca,” tambahnya saat ditemui, Ahad (1/4/18).

Ide kreatif penulisan buku ini, menutut dia, ketika membaca Al Kubro Multimedia. Suatu aplikasi yang berisi ribuan hadits pilihan dan shahih pemberian dari Ustadz Nidhom Hidayatullah, Majelis Tabligh PWM Jawa Timur. Dari pemberian buku tersebut muncul ide untuk mengembangkan cerita dan menuliskan hadits yang terkait dengan kisah-kisah.

“Pesan utama yang ingin saya sampaikan dalam setebal 130 halaman ini adalah nilai-nilai akidah, ibadah, akhlak dan muamalah dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ini sangat penting untuk menjadi pegangan utama dan pertama setiap muslim dalam berkehidupan.”

Beberapa contoh kisah teladan dalam buku yang diterbitkan Caremedia Communication ini adalah hal kejujuran dan memuliakan ibu. Diuraikan dengan bahasa sederhana dan lugas tentang kejujuran melalui kisah seorang pembeli tanah yang menemukan kuali berisi emas di tanah yang dia beli.

Maka, pembeli tersebut menyerahkan kuali tersebut pada pemiliki tanah. Pemberian kuali yang berisi emas pun ditolak karena tanah tersebut sudah dijual padanya, maka barang tersebut sudah menjadi haknya. Mereka pun menemui hakim dalam menyelesaikan masalah terbaik (hal:99).

Kisah mengenai memuliakan ibu pun diceritakan dengan sederhana dalam uraian mengenai doa seorang ibu. Kisah ini diambil dari hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairoh. Pesan yang sangat mulia adalah doa seorang ibu terhadap anaknya itu sangat mustajab, karena itu anak harus patuh dan hormat pada ibu (hal:34).

Drs Taufiqullah A Ahmady, MPdI, Ketua PDM Kabupaten Gresik, memberikan kata sambutan dalam buku yang ditulis hampir dua tahun ini. Dalam sambutannya, Taufiqullah menggarisbawahi mengenai nilai pesan utama dalam isi buku. Kisah-kisah yang ditulis dalam buku ini semoga memberikan inspirasi kebaikan untuk umat.

Di sela kesibukannya mengajar dan aktif mengurus PDM Gresik, Machfudz masih menyempatkan diri untuk menulis kisah-kisah untuk lintas usia. Bukan hanya untuk orang tua, tetapi untuk remaja dan anak-anak juga sangat relevan. Islam itu agama yang sempurna, maka setiap muslim harus menampilkan nilai-nilai positif. Misalnya, sikap berani karena benar, takut karena salah, serta tidak ada takdir Allah yang salah.

Terbitnya kisah-kisah teladan dalam buku perdana ini, selanjutnya akan terbit buku kedua dan ketiga yang berjudul Pembangun Insan Kamil dan Nek Wani Ojo Wedi-Wedi, Nek Wedi Ojo Wani-Wani. (Ichwan Arif)