Saat Bazar, Uang Justru Tidak Berlaku sebagai Alat Pembayaran

58
Hikmah Press
Dengan kupon, pembeli melakukan transaksi di bazar Milad SDMM Ke-14 C14MIK. (MFA/PWMU.CO)

PWMU.CO – Sebanyak 21 stand meriahkan bazar di arena Milad Ke-14 SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Ahad (1/4/18).

Bazar perwakilan kelas yang menyajikan aneka makanan, minuman, dan aksesoris ini diserbu peserta jalan sehat SDMM. Tidak seperti jual-beli pada umumnya, uang tidak berlaku dalam bazar yang digelar sekolah berjuluk Kampus Biru tersebut.

iklan

Koordinator Sie Bazar Ir Siti Faizah mengatakan, alat jual beli yang digunakan berupa kertas berwarna dengan nominal tertentu sebagai pengganti uang. “Kegiatan bazar ini dikelola Ikatan Wali Murid (Ikwam). Untuk transaksi menggunakan kupon warna yang sudah disiapkan,” ujarnya. Tapi, sebelumnya kupon tersebut sudah “dibeli” dengan uang rupiah sungguhan.

Tujuan diadakan bazar ini, lanjutnya, menyediakan dan melayani kebutuhan makan dan minum peserta jalan sehat. “Selain itu, memberikan kesempatan bagi wali murid yang memiliki usaha, khususnya di bidang makanan, minuman, dan aksesoris,” jelas Izzah—sapaannya.

Izzah menambahkan, kegiatan ini juga dapat mempererat jalinan silaturrahim dan kerja sama antar wali murid. “Aneka makanan yang dijual ada nasi madura, nasi goreng, semanggi Suroboyo, bakso, dan sebagainya,” paparnya.

Bahkan, lanjut Izzah, akssesoris, jilbab, sampai baju juga dijual pada bazar kali ini.

Sekretaris Ikwam tersebut bersyukur kegiatan bazar berjalan sukses dan lancar. “Dari hasil penjualan, ada kontribusi peserta bazar yang diberikan kepada kas Ikwam untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan Ikwam dan mendukung program sekolah,” pungkasnya. (MFA)