Produksi Film Sudah Baik, Penonton yang Kurang

78
Hikmah Press
Sidik Sunaryo, kiri, dan Nasrullah, paling kanan.

PWMU.CO – Perkembangan perfilman nasional sudah luar biasa dengan munculnya banyak klub film di kalangan muda. Sekarang perlu digerakkan apresiasi film dari masyarakat sehingga berminat menonton.

Hal tersebut disampaikan oleh Nasrullah, staf khusus Mendikbud bidang komunikasi publik saat memberikan sambutan dan membuka Malang Film Festival (MAFI Fest) yang diadakan oleh Kine Klub Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (4/4/2018) malam, di aula basement Dome UMM.

iklan

Nasrullah mengatakan festival film seperti di UMM ini harusnya bisa membangkitkan semangat industri kreatif.

“Baik dari sisi menambah tenaga atau skillnya, tenaga kreatifnya, maupun tenaga lainnya yang mendukung, serta dari sisi penontonnya,” paparnya.

Festival film ini adalah bagian dari budaya membuat film. Sebenarnya anak muda sudah bisa dan terbiasa bikin film meski pendek dan sederhana. “Sedikit-sedikit kita sudah bikin film kemudian kita upload,” lanjutnya.

“Membudayakan film sudah OK, cuma membudayakan apresiasinya yang belum,” tuturnya.

Kemudian Nasrullah juga mengajak untuk memfilmkan budaya guna menjaga kelestarian budaya yang ada di Indonesia.

“Film budaya yang diapresiasi akan menumbuhkan film budaya lainnya yang lebih banyak lagi, seperti saat ini film budaya Bali yang sudah ada dan bisa berkembang hingga dikenal ke luar negeri,” paparnya.

Kemendikbud, katanya, menghibahkan buku-buku perfilman sebagai bentuk apresiasi pada gelaran ini yang terus berkomitmen mengedukasi masyarakat tentang perfilman.

Nasrullah memberikan tips supaya film nasional mendapatkan apresiasi dan daya tarik penonton yang luar biasa. Film harus memperhatikan pendidikan karakter seperti jujur, kerja keras, membangkitkan budaya membaca dan menulis, kemampuan komunikasi, pandai kolaborasi, terakhir membudayakan film, dan memfilmkan budaya.

Komentar senada dari Sidik Sunaryo, Pembantu Rektor (PR) III UMM yang membidangi kemahasiswaan. Dia mengapresiasi perkembangan potensi industri kreatif perfilman di UMM dengan terbentuknya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kine Klub.

“Kine Klub UMM adalah UKM yang terbaik dalam melakukan aktivitas kegiatan perfilman di kalangan mahasiswa. Terbukti telah berkali-kali mengadakan – festival film nasional di UMM,” tuturnya.
Sidik melihat kecenderungan anak-anak sekarang yang sudah mulai menyenangi film-film nasional.

“Anak-anak sekarang sudah mulai bercerita film nasional selain film Hollywood, ini karena karya film nasional mulai rame dan lebih bagus,” ujarnya. (Izzudin)