NA Makin Moncer dengan Pashmina Goes to Public Space

68
Hikmah Press
Isna/pwmu.co
Pashmina Kota Malang memberikan layanan di halaman Museum Brawijaya pada peringatan milad 104 tahun Aisyiyah.

PWMU.CO-Tim Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah (Pashmina) Kota Malang membuka layanan pada peringatan 104 tahun milad Aisyiyah di  area Museum Brawijaya, Sabtu (7/4). Ini layanan pertama Pashmina Goes to Public Space. Biasanya diadakan di masjid.

Dengan ghirah enggan berpuas diri, terus mengembangkan diri, kegiatan ini digelar bersinergi dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Malang. Layanan Goes to Public Space ini menjadikan NA makin dikenal masyarakat alias moncer namanya.

iklan

Baca Juga: Masalah Remaja Semakin Kompleks, Pashmina Latih Para Motivator

Wakil koordinator Pashmina Jawa Timur Vebrina Reza Wulansari menyebutkan, bentuk layanan Pashmina Goes to Public Space  merupakan program penting pengembangan Pashmina. Perempuan yang juga sekretaris umum Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Malang itu mengatakan, ini sebagai bentuk ekspansi dakwah Nasyiah agar tak hanya berada di lingkup internal.

“Dengan diadakan di ruang publik, masyarakat akan lebih mengenal tentang Pashmina. Memang layanan Pashmina diperuntukkan bagi siapa saja. Kehadiran kami di milad Aisyiyah ini juga agar masyarakat di luar Nasyiah, misalnya orang tua murid TK Aisyiyah mengenal dan memanfaatkan layanan Pashmina,” terang Vebri.

Dia menceritakan, ide tim Pashmina hadir di ruang publik becermin dari Yogyakarta. Di kota kelahiran Muhammadiyah tersebut, Pashmina begitu gencar melakukan layanan. Bahkan masyarakat kerap meminta Pashmina untuk hadir di berbagai kegiatan yang kebanyakan berada di area publik.

Pelaksanaan kali ini, membuka dua pos. Yakni Pos Kesehatan dan Pos Indek Massa Tubuh (IMT). Di pos kesehatan, masyarakat berkesempatan melakukan cek gula darah dan kolesterol, serta konsultasi kesehatan.

Sementara itu, di pos IMT, peserta peringatan milad Aisyiyah yang mayoritas ibu-ibu berkesempatan melakukan konsultasi terkait gizi seimbang. Kegiatan kali ini dibantu oleh petugas Dinas Kesehatan.

Koordinator tim Pashmina Kota Malang Jihan Mawaddah menyebut hadirnya tenaga kesehatan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan instansi-instansi terkait.

“Alhamdulillah, kami baru saja kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan beberapa pihak untuk menghadirkan tenaga ahli yang akan mengisi pos-pos Pashmina. Di antaranya tenaga kesehatan dari FK dan Fikes UMM, Dinas Kesehatan, Politeknik Kesehatan Malang, dan Fakultas Psikologi UMM,” kata Jihan. (Isna)